TRIBUNNEWS.COM - Mantan striker Inter Milan berkewarganegaraan Iran, Mehdi Taremi memberikan klarifikasi kabar dirinya bergabung tentara Iran, sebagai bentuk respons atas serangan Amerika Serikat (AS)-Israel.
Perang antara Iran dan AS-Israel terjadi pada akhir pekan lalu. Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, gugur akibat serangan AS dan Israel.
Krisis di Iran itu memicu penyerang Olympiacos, Mehdi Taremi pulang kampung.
Dikutip dari media Turki, Haberler, Taremi memberi tahu sejumlah pejabat di klubnya saat ini, Olympiacos, untuk pulang ke Iran.
Disebutkan pula bahwa mantan penyerang Inter Milan ini akan bergabung dengan komando militer, mengangkat senjata membela Iran.
Lantaran menjadi anggota wajib militer, mantan pemain Inter Milan dan FC Porto tersebut juga diklaim terancam tidak bisa membela timnas Iran di Piala Dunia 2026. Alasannya Taremi berpotensi tidak diberikan visa oleh Amerika Serikat.
Situasi ini menjadi perbincangan panas, khususnya di kalangan pecinta sepak bola dunia.
Kabar Mehdi Taremi gabung tentara Iran memantik respons salah satu petinggi Olympiacos.
Adalah Kostas Karapapas, sebagai wakil presiden klub Yunani, Olympiacos, dia memastikan bahwa kabar Mehdi Taremi bergabung dengan tentara Iran adalah kebohongan belaka.
Baca juga: Mehdi Taremi Terjebak di Iran, Inter Milan Krisis di Piala Dunia Antarklub 2025
Pernyataan yang membantah Taremi bergabung komando militer Iran juga disampaikan oleh agen sang pemain, Federico Pastorello.
Dalam penjelasan Pastorello, Taremi berkomitmen untuk tetap bermain di Olympiacos, terlepas kondisi yang terjadi di negaranya.
“Dalam beberapa jam terakhir, pernyataan yang dikaitkan dengan Mehdi Taremi telah beredar yang tidak mencerminkan realitas situasi. Sang pemain sepenuhnya berkomitmen pada pekerjaannya di Athena dan pada jalur kariernya dengan tekad dan fokus," terangnya, dikutip dari sumber yang sama.
“Di saat yang sensitif seperti ini, penting untuk menghindari pengambilan pernyataan di luar konteks atau penyampaian informasi yang tidak akurat. Kami percaya pada tanggung jawab dan rasa hormat semua orang," sambung Pastorello.
Mehdi Taremi bergabung dengan Olympiakos pada awal musim dari Inter Milan.
Performa Taremi bersama Olympiakos pada musim ini luar biasa dengan mencetak 16 gol dari 31 pertandingan di semua ajang.
Mantan penyerang Inter Milan itu terakhir masih masuk skuad Olympiacos menghadapi Panserraikos dalam laga lanjutan Liga Super Yunani, Minggu (1/3).
Taremi yang mengawali laga dari bangku cadangan pada menit ke-75 menggantika Gelson Martins.
Taremi mengantarkan Olympiacos memetik kemenangan 2-1 atas Panserraikos.
Bomber Iran itu tengah menemukan kembali performanya setelah sempat menghilang kala berseragam Inter Milan.
Di Liga Super Yunani, Taremi sudah mengemas 10 gol dan tiga assist dari 16 pertandingan. Dia juga membuat dua gol dan dua assist dalam Liga Champions.
Saat ini Mehdi Taremi dan kolega membukukan 53 poin dan menduduki puncak klasemen sementara Liga Super Yunani.
Meski memiliki jumlah poin sama dengan AEK Athena di peringkat kedua, namun Olympiacos berhak duduk di peringkat pertama klasemen karena unggul selisih gol,
(Tribunnews.com/Giri)