Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, secara terbuka mengakui bahwa serangan ke Iran dilakukan bukan semata demi kepentingan nasional AS, melainkan karena faktor Israel.
Keterangan itu diungkapkan Rubio di Capitol Hill pada Senin (2/3/2026).
Pernyataan yang dicap blunder tersebut kemudian memicu kritik terhadap pemerintahan Trump karena dinilai mengorbankan tentara AS demi Israel.