Pedagang Mi Ayam Tertipu Influencer Lokal, Endorse Dibayar tapi Konten Tak Tayang
Tim TribunNewsmaker March 04, 2026 11:44 AM

TRIBUNNEWSMAKER.COM – Niat pelaku UMKM untuk memperkenalkan usaha baru justru berujung persoalan berkepanjangan. Seorang pedagang mi ayam dan bakso bernama Anggi Pamungkas (26), warga Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, mengaku menjadi korban dugaan penipuan endorsement oleh seorang influencer berinisial PS. Kasus ini pun viral dan menyedot perhatian publik. Berikut kronologi pedagang mi ayam tertipu influencer berinisial PS.

Kronologi Pedagang Mi Ayam Tertipu Influencer, Harapan Grand Opening Berakhir Polemik (KOMPAS.com/NURPINI AULIA RAPIKA)

Awalnya, Anggi berharap kerja sama promosi dengan influencer dapat membantu meningkatkan penjualan saat grand opening usahanya. Namun, konten promosi yang dijanjikan tak kunjung tayang sesuai kesepakatan. Dana endorsement sebesar Rp1 juta yang telah dibayarkan pun tidak segera dikembalikan, meski sempat dijanjikan akan direfund.

Kisah ini pertama kali mencuat setelah Anggi membagikan pengalamannya melalui akun media sosial Threads. Unggahan tersebut dengan cepat menyebar luas dan memancing reaksi warganet, hingga publik mulai menelusuri kronologi pedagang mi ayam tertipu yang kini menjadi sorotan.

Kronologi Pedagang Mi Ayam Tertipu Influencer
Mengutip Tribun Trends, peristiwa ini bermula pada 23 Januari 2026. Saat itu, Anggi menghubungi PS untuk mengundangnya hadir sekaligus mempromosikan pembukaan usaha mi ayam dan bakso miliknya yang dijadwalkan pada 29 Januari 2026. Anggi memilih PS karena dinilai memiliki basis pengikut yang cukup besar di wilayah Cikarang dan sekitarnya.

Baca juga: Kuasa Hukum Larang Reza Gladys Datang ke Sidang Hadapi Nikita Mirzani

Dalam komunikasi awal, PS menawarkan tarif promosi sebesar Rp15 juta. Anggi mengaku terkejut karena angka tersebut jauh di luar kemampuan finansialnya sebagai pelaku UMKM. Setelah melalui proses negosiasi, tarif sempat turun menjadi Rp5 juta, kemudian Rp3 juta.

Anggi kemudian menyampaikan secara jujur bahwa dirinya hanya memiliki anggaran Rp1 juta. Menurut pengakuannya, PS akhirnya menyetujui kerja sama promosi melalui platform TikTok dengan nilai tersebut. Kesepakatan pun tercapai, pembayaran dilakukan, dan PS hadir di lokasi usaha pada hari grand opening.

Konten Promosi Tak Kunjung Tayang
Masalah mulai muncul setelah acara pembukaan selesai. Konten promosi yang dijanjikan tidak kunjung diunggah. Pada malam hari usai kunjungan, Anggi justru melihat PS mengunggah konten lain yang berkaitan dengan banjir, bukan video endorsement usaha mi ayamnya.

Padahal, sebelumnya telah disepakati bahwa konten promosi akan tayang di TikTok pada hari pembukaan. Beberapa hari kemudian, PS menyampaikan alasan sakit dan mengaku tidak bisa mengunggah video promosi. Ia pun menawarkan opsi pengembalian dana atau refund.

Anggi menyetujui pengembalian dana tersebut dengan harapan persoalan bisa segera selesai. Namun, hingga waktu berlalu, dana Rp1 juta itu tak kunjung dikembalikan.

Upaya Penagihan hingga Dugaan Diusir
Anggi mengaku telah mendatangi rumah PS sebanyak lima kali untuk menagih refund. Empat kali kunjungan pertama masih mendapat respons yang baik. Namun, pada kunjungan kelima, Anggi mengaku justru diusir oleh orangtua PS.

Situasi tersebut membuat Anggi semakin kecewa dan merasa dirugikan. Ia pun memutuskan membagikan kisahnya ke media sosial hingga akhirnya viral.

Muncul Dugaan Korban Lain
Dalam perkembangannya, Anggi menyebut bahwa dirinya bukan satu-satunya korban. Ia mengklaim terdapat setidaknya lima orang lain yang mengalami kejadian serupa dengan pola yang hampir sama. Kekhawatiran pun muncul akan adanya korban berikutnya jika persoalan ini tidak ditangani secara serius.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, Jerico Lavian Chandra, menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada laporan resmi yang masuk terkait kasus tersebut. Meski begitu, pihak kepolisian membuka peluang untuk memfasilitasi mediasi apabila diminta oleh para korban.

Sementara itu, Wakasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKP Perida Sisera Apriani, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengundang PS ke Kantor Resmob pada Sabtu (28/2/2026). PS disebut menyatakan kesediaannya untuk bertemu para korban dan berjanji akan menyelesaikan kewajibannya. Ia berdalih sebelumnya dalam kondisi sakit sehingga belum merespons.

Video Promosi Diunggah Tanpa Konfirmasi
Di tengah polemik yang berkembang, PS akhirnya mengunggah video promosi grand opening usaha Anggi melalui akun Instagram dan TikTok pribadinya pada Sabtu (28/2/2026). Namun, menurut Anggi, langkah tersebut tidak sesuai dengan kesepakatan awal.

Baca juga: Perjalanan Karir Bos Rokok HS, Raih Sukses Bersama, Kini Istri Tewas Usai Alami Kecelakaan Moge

Anggi menyayangkan pengunggahan video dilakukan tanpa konfirmasi sebelumnya. Ia juga mengaku tidak menerima permintaan maaf secara langsung. Bahkan, Anggi menyebut sempat mendapat komentar yang dinilai tidak menyenangkan melalui Instagram dan InstaStory PS.

Tak hanya itu, Anggi mengungkapkan bahwa akun Instagram dan TikTok miliknya telah diblokir oleh PS setelah kasus ini viral. Ia hanya bisa melihat unggahan terbaru PS menggunakan akun lain yang baru dibuat.

Mediasi Belum Terwujud
Meski kepolisian telah berupaya memfasilitasi pertemuan, hingga Senin (2/3/2026) proses mediasi belum juga terlaksana. Kepolisian menegaskan belum dapat mengambil langkah hukum lebih lanjut karena belum adanya laporan resmi dari para korban.

AKP Perida Sisera Apriani menekankan bahwa dalam kasus pedagang mi ayam tertipu influencer, jalur hukum merupakan opsi terakhir. Penyelesaian secara kekeluargaan masih diutamakan apabila memungkinkan. Namun demikian, Polres Metro Bekasi memastikan siap memberikan pendampingan apabila korban memutuskan menempuh jalur hukum.

Saat ini, Anggi mengaku lebih mengharapkan adanya klarifikasi dan permintaan maaf secara terbuka dibanding sekadar pengembalian dana.

"Kalau sekarang, kayaknya yang penting dia klarifikasi buat minta maaf, sudah masalah clear. Karena dari kemarin juga susah untuk minta uang refund-nya," katanya, dikutip dari Kompas.com, Selasa (3/3/2026).

Demikian kronologi pedagang mi ayam tertipu influencer berinisial PS yang hingga kini masih menjadi perbincangan publik. (Tribunnewsmaker.com/Grid.ID/Mia Della Vita )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.