Perjalanan Karir Bos Rokok HS, Raih Sukses Bersama, Kini Istri Tewas Usai Alami Kecelakaan Moge
Candra Isriadhi March 04, 2026 11:44 AM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Sosok bos rokok HS, Muhammad Suryo, menjadi sorotan setelah mengalami kecelakaan tragis bersama sang istri di jalanan Yogyakarta.

Insiden yang melibatkan motor Harley Davidson dan Jupiter MX itu berujung pilu.

Muhammad Suryo kini dikabarkan dalam kondisi kritis, sementara sang istri, Anis Syarifah, meninggal dunia di lokasi kejadian.

BOS ROKOK KECELAKAAN - Muhammad Suryo dilaporkan dalam kondisi kritis dan dirujuk ke Jogjakarta International Hospital (JIH) untuk mendapatkan perawatan intensif usai mengalami kecelakaan saat mengendarai motor gede (moge) Harley Davidson bersama istrinya, Anis Syarifah, di Jalan Wates-Purworejo, tepatnya di Palihan, Temon, Kulon Progo, pada Minggu (1/3/2026) sore.
BOS ROKOK KECELAKAAN - Muhammad Suryo dilaporkan dalam kondisi kritis dan dirujuk ke Jogjakarta International Hospital (JIH) untuk mendapatkan perawatan intensif usai mengalami kecelakaan saat mengendarai motor gede (moge) Harley Davidson bersama istrinya, Anis Syarifah, di Jalan Wates-Purworejo, tepatnya di Palihan, Temon, Kulon Progo, pada Minggu (1/3/2026) sore. ((Ist)/Instagram/suryagroup.holding)

Peristiwa nahas tersebut sontak ramai diperbincangkan di media sosial. 

Informasi mengenai kecelakaan itu salah satunya diunggah oleh akun Instagram @Andreli_48.

Dalam unggahan tersebut, seorang saksi mata bernama Pratman membeberkan detik-detik terjadinya kecelakaan.

Baca juga: Insanul Fahmi Ingin Damai tapi Mawa Ngotot Cerai: Saya Takut Rumah Tangga Ini Bisa Pecah

Ia menyebut insiden itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.

Menurut keterangan yang beredar, kejadian bermula saat Muhammad Suryo mengendarai motor Harley Davidson dengan membonceng sang istri, Anis Syarifah.

Keduanya melaju dari arah timur menuju barat.

Di saat bersamaan, pengendara motor Jupiter MX yang hingga kini belum diketahui identitasnya disebut hendak menyeberang dari arah selatan ke utara.

BOS ROKOK HS - Muhammad Suryo (paling kiri) bos rokok HS saat menerima penghargaan dari UPN Veteran Yogyakarta, Sabtu (13/12/2025). (Dok./Tribun Jogja)

Benturan pun tak terhindarkan. Adu kuat antara Harley Davidson yang dikendarai Muhammad Suryo dan Jupiter MX tersebut menyebabkan kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.

Akibat kecelakaan itu, Anis Syarifah dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.

Sementara Muhammad Suryo langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif karena kondisinya yang kritis.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap fakta di balik insiden yang menyita perhatian publik ini.

"Tadi Harley-nya mau nyalip kendaraan di depannya (ambil kanan). Korban (Jupiter MX) dari selatan mau nyeberang, langsung ketabrak. Tadi anak kecilnya (penumpang Jupiter MX) langsung terlempar ke selokan (saluran dituangkan di samping jalan). Pengendara dan pembonceng Harley-nya juga terlempar ke saluran irigasi,” tulis Pratman dikutip dari unggahan akun @Andreli_48 di Instagram.

Baca juga: Kuasa hukum Nikita Mirzani, Marulitua Sianturi Ungkap Kasasi Nikita Mirzani vs Reza Gladys

Lantaran jarak yang terlalu dekat, tabrakan pun tak terhindarkan.

Motor Harley Davidson berpelat Z 5050 MRS baru berhenti setelah terseret beberapa puluh meter dari lokasi kejadian.

Benturan yang sangat keras membuat pembonceng Harley jatuh terkapar dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Jenazahnya kemudian langsung dibawa ke RS Rizki Amalia.

Sedangkan sang suami, S, kritis dan dirujuk ke RS Jogjakarta International Hospital (JIH).

Sementara kedua korban lainnya, pengendara Jupiter MX kaki kanan patah serta anaknya, dirawat di RSUD Wates, Kulon Progo. 

Penghargaan Alumni Peduli

ISTRI BOS ROKOK - Foto istri bos rokok semasa hidup sebelum dikabarkan tewas kecelakaan di Jalan Wates–Purworejo, wilayah Palihan, Temon, Kulon Progo, pada Minggu (1/3/2026) sore.
ISTRI BOS ROKOK - Foto istri bos rokok semasa hidup sebelum dikabarkan tewas kecelakaan di Jalan Wates–Purworejo, wilayah Palihan, Temon, Kulon Progo, pada Minggu (1/3/2026) sore. ((Ist)/Instagram/@karyahsofficial/Tiktok@fat.khurohman8)

Salah satu pebisnis muda sekaligus CEO Surya Group Holding Company, Muhammad Suryo atau bos rokok HS mendapatkan pengharagaan alumni peduli dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta.

Penghargaan diberikan saat perayaan Dies Natalis ke-67, Sabtu malam (13/12/2025).

Penghargaan diberikan karena Suryo dianggap sebagai alumni yang peduli pada pembangunan nasional dengan menciptakan banyak lapangan kerja dan mendukung kegiatan UPN.

Penghargaan diberikan langsung oleh Rektor UPN Jogjakarta, Prof. Dr. Mohamad Irhas Effendi saat Dies Natalis ke-67 UPN di Auditorium WR Supratman. 

"Alumni yang malam ini mendapatkan penghargaan kategori Alumni Peduli adalah mas Suryo (Muhammad Suryo). Kami menyampaikan terimakasih atas dedikasinya pada masyarakat dan pada UPN," ucap Mohamad Irhas dikutip dari TribunJogja, Senin (2/3/2026).

Alumni Fakultas Pertanian UPN itu tak menyangka bakalan mendapat penghargaan dari kampus tercinta.

"Saya tidak menyangka dapat penghargaan ini, karena dulu saat kuliah itu saya hanya mahasiswa biasa. Bahkan termasuk mahasiswa kategori kere yang untuk kuliah dan hidup sehari-hari sangat susah," ucap Suryo seusai menerima penghargaan.

Perjalanan Suryo

Perjalanan hidup Suryo sangat sederhana. Ia merantau dari Bengkulu, tinggal di kos 3x3 meter bersama tiga orang, tidur beralaskan karpet, naik bus ke kampus.

Pekerjaan sambilan yakni pernah jadi penjual air galon isi ulang dan sopir rental untuk bertahan hidup.

Unit bisnis besar meliputi rokok HS, konstruksi, perkebunan, pertambangan, hingga maskapai penerbangan Fly Jaya.

Perusahaannya memiliki lebih dari 3.000 karyawan saat ini, dengan target 10.000 karyawan baru di pabrik rokok HS pada 2026.

Suryo ingat betul bagaimana saat merantau dari Bengkulu untuk kuliah di UPN Jogja tahun 2002. 

Saat itu, ia tinggal di kos-kosan berukuran 3x3 dan diisi tiga orang. 

Tidurpun beralaskan karpet karena tak mampu membeli kasur.

Bahkan untuk berangkat ke kampus, Suryo hanya mampu naik bus dan angkutan umum. 

(Tribunnewsmaker.com/TribunLampung.co.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.