TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Hujan deras yang melanda wilayah Seyegan, Kabupaten Sleman menyebabkan rumpun bambu roboh dan menimpa kandang puyuh milik warga pada Selasa (3/3/2026) petang.
Insiden ini mengakibatkan kerusakan pada strukur kandang dan kerugian materiil bagi pemiliknya.
Kepala Pelaksana BPBD Sleman, R Haris Martapa, mengatakan kejadian rumpun pohon bambu roboh terjadi di dusun Sonoharjo, RT 1, Margokaton, Seyegan, Kabupaten Sleman.
Jenis bambu yang ambruk adalah Bambu Wulung.
Rumpun bambu tersebut ambruk menimpa kandang puyuh milik Abidin yang berada tepat di bawahnya.
"Ukuran kandang puyuh yang tertimpa 3 meter x 10 meter. Kapasitasnya kurang lebih 2.000 ekor," katanya.
TRC BPBD Sleman bersama warga, relawan dan Pemerintah Kalurahan (Pemkal) Margokaton telah melakukan evakuasi terhadap batang pohon bambu yang ambruk.
Adapun burung puyuh rencananya akan diambil pemiliknya untuk dijadikan afkiran.
Baca juga: Sleman Kehilangan 2.222 Hektare Lahan Pertanian dalam 7 Tahun
Selain di Seyegan, hujan lebat disertai angin kencang juga menyebabkan pohon trembelu di Purwobinangun roboh menimpa pagar rumah.
BPBD Sleman telah melakukan asesmen terhadap dampak kejadian.
Haris mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Mengingat, berdasarkan informasi BMKG, bulan Maret ini memasuki musim peralihan. Potensi bencana masih bisa terjadi.
"Kami mengimbau masyarakat untuk bisa meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana,"ujar dia.(*)