- Pada Selasa (3/3/2026) malam, Angkatan Udara Korps Garda Revolusi Islam Iran melancarkan serangan rudal dan drone ke Israel.
Serangan menyasar sejumlah fasilitas militer hingga menyebabkan korban luka maupun tewas di antara tentara pendudukan.
Serangan ini merupakan gelombang ke-17 dalam Operasi “Janji Sejati 4”.
Garda Revolusi menyebut sejumlah target berhasil dihantam.
Di antaranya markas Staf Umum Angkatan Darat Israel dan Kementerian Pertahanan di kawasan HaKirya.
Serangan juga menyasar infrastruktur di Bnei Brak, target militer di Petah Tikva, serta pusat militer di Galilea Barat.
Menurut klaim Garda Revolusi, lebih dari 680 tentara Israel tewas atau terluka sejak awal pertempuran.
Mereka juga menilai sistem pertahanan udara Israel memiliki celah teknis.
Hal itu disebut membuat rudal dan drone Iran mampu menembus hingga ke sasaran strategis.
Asap yang terlihat di sejumlah lokasi diklaim sebagai bukti keberhasilan serangan.
Militer Iran menegaskan operasi akan terus berlanjut.
Serangan disebut sebagai bagian dari upaya melemahkan infrastruktur militer Israel.