5 Hari Setelah Operasi Akibat Dibacok Kapak Rehan, Ini Kondisi Farra Diungkap oleh Sang Ibu
Delta Lidina March 04, 2026 01:07 PM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Lima hari pascaoperasi akibat pembacokan brutal di lingkungan UIN Suska Riau, kondisi Farradhila Ayu Pramesti mulai menunjukkan kemajuan. Mahasiswi yang akrab disapa Fara itu kini perlahan bangkit dari masa kritisnya.

Kondisi Fara Berangsur Membaik

Perkembangan kesehatan Fara disampaikan langsung oleh sang ibu yang setia mendampingi di rumah sakit. Ia menyebut putrinya tak lagi sepenuhnya terbaring dan mulai mencoba aktivitas sederhana.

"Untuk perkembangan anak saya sendiri, yang saya lihat setiap harinya alhamdulillah dia udah bisa duduk walaupun masih ada rasa pusing," ungkap ibunda Fara.

Tak hanya bisa duduk, Fara juga mulai belajar berdiri dan menolak menggunakan fasilitas di tempat tidur.

"Alhamdulillah hari ini dia mulai udah bisa berdiri. Dia juga udah tidak mau lagi di tempat tidur buang air kecilnya, dia mau pergi ke kamar mandi," pungkas ibunda Fara.

Meski pemulihan berjalan positif, ada kendala kecil pada pola makan pascaoperasi.

"Dia tidak ada masalah dengan makan. Cuma kalau dia makan banyak, dia merasa mual, udah dulu saya stop. Memang dari pertama saya minta makannya bubur, karena dia habis operasi," imbuh ibunda Fara.

Secara umum, kondisi korban terus dipantau tim medis karena masih membutuhkan proses pemulihan lanjutan.

Motif Pelaku Terungkap

Di sisi lain, penyelidikan polisi membuka fakta bahwa pelaku, Raihan Mufazzar alias Rehan, menyimpan kekecewaan karena perasaan cintanya tak terbalas. Ia menganggap memiliki hubungan lebih dari sekadar teman dengan Fara, sementara korban tidak merasakan hal yang sama.

"Kami tanyakan hubungan seperti apa, tersangka menyatakan dia merasa lebih dari sekedar teman, namun korban sendiri tidak merasakan hal yang sama," ungkap AKP Anggi Rian Diansyah.

Baca juga: Video Syur Ungkap Alasan Rehan Bacok Membabi Buta Farra Pakai Kapak, Lelah Jadi Budak Cinta

Dari pengakuan dan hasil pemeriksaan, polisi menemukan niat jahat tersebut telah dipendam sejak November 2025.

Saat diperiksa, Rehan awalnya berkelit ketika ditanya soal tujuan aksinya.

PEMBACOKAN MAHASISWA - Mahasiswa UIN Suska Riau nekat asah kapak demi habisi nyawa korban, padahal sempat unggah foto mesra dan lagu cinta obsesif sehari sebelum pembacokan.
PEMBACOKAN MAHASISWA - Mahasiswa UIN Suska Riau nekat asah kapak demi habisi nyawa korban, padahal sempat unggah foto mesra dan lagu cinta obsesif sehari sebelum pembacokan. (TribunnewsBogor.com/TikTok)

"Tujuan kau, target kau melakukan pembacokan itu apa (membuat korban) cacat (atau) mati?" tanya penyidik.

"Enggak mati (tidak ingin membuat korban tewas)," jawab Rehan.

Namun penyidik terus mencecar dengan menyoroti senjata yang dibawanya.

"Kalau tujuan kau tidak bikin mati, benda yang kau gunakan untuk melakukan penganiayaan itu adalah alat yang layak untuk mati. Kau bawa kapak dan kau bawa parang," ungkap penyidik.

"Heh, jawab kalau orang bertanya," omel penyidik.

Baca juga: Nasib Raihan Pelaku Pembacokan Farra Mahasiswi UIN Suska Riau, Terancam Drop Out, Lebaran di Penjara

"Pertanyaan saya sekali lagi, kau (mau bikin korban) mati?" tanya penyidik lain.

"Enggak," ujar pelaku sambil geleng kepala.

Tekanan pertanyaan berulang akhirnya membuat pelaku mengangguk saat ditanya kembali.

"Jadi targetmu mati ya, mau membunuh ya?" tanya penyidik lagi tanpa merekam pelaku dengan jelas.

"Targetmu mau membunuh," pungkas penyidik lagi.

Dengan pengakuan tersebut, polisi menyimpulkan aksi pembacokan itu memang telah direncanakan dengan niat menghabisi korban. Sementara proses hukum berjalan, keluarga Fara kini fokus pada pemulihan sang mahasiswi yang perlahan kembali pulih. (TribunNewsmaker/SriwijayaPost)

Jadwal Imsakiyah
Rabu, 04 Maret 2026 (14 Ramadan 1447 H)
KOTA SURAKARTA
Imsak 04:16
Subuh 04:26
Zhuhr 11:52
‘Ashr 14:54
Maghrib 17:58
‘Isya’ 19:08
Selengkapnya
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.