TRIBUN-PAPUA.COM - Kapal Pelni KM Bukit Siguntang akan melewati rute Makassar ke Kupang selama pelayaran di bulan Maret 2026.
Selama periode Lebaran 2026, Pelni memberikan promo diskon 30 persen untuk tiket kapal penumpang kelas ekonomi untuk keberangkatan mulai 11 Maret 2026 hingga 5 April 2026.
Harga tiket kelas ekonomi yang awalnya Rp499.500 kini menjadi Rp365.700 setelah diskon.
Baca juga: Jadwal Kapal Pelni KM Dorolonda Terbaru 11-27 Maret 2026, Lewati Surabaya, Balikpapan, Pantoloan
KM BUKIT SIGUNTANG
EKONOMI EKS KABIN KLS 3 / C
Waktu Berangkat: Rabu, 18 Maret 2026 pukul 16.00
Waktu Tiba: Jumat, 20 Maret 2026 pukul 03.00
Waktu Tempuh: 01 hari 11 jam 00 menit
Harga Tiket: Rp365.700
KM BUKIT SIGUNTANG
KELAS EKONOMI / E
Waktu Berangkat: Rabu, 18 Maret 2026 pukul 16.00
Waktu Tiba: Jumat, 20 Maret 2026 pukul 03.00
Waktu Tempuh: 01 hari 11 jam 00 menit
Harga Tiket: Rp365.700
Baca juga: Jadwal Kapal Pelni Surabaya-Makassar Maret 2026, Ada KM Tidar dan KM Gunung Dempo
KM BUKIT SIGUNTANG
EKONOMI EKS KABIN KLS WISATA / F
Waktu Berangkat: Rabu, 18 Maret 2026 pukul 16.00
Waktu Tiba: Jumat, 20 Maret 2026 pukul 03.00
Waktu Tempuh: 01 hari 11 jam 00 menit
Harga Tiket: Rp365.700
*Harga tiket dan jadwal kapal bisa berubah sewaktu-waktu, cek Pelni Mobile dan situs resmi (pelni.co.id) untuk info paling update.
Cara Pesan Tiket Kapal Pelni Lewat Website
1. Masuk ke web resmi PT Pelni lalu pilih menu "Reservasi Tiket"
2. Isi pelabuhan asal, pelabuhan tujuan, dan tanggal keberangkatan, berapa tiket, dan jenis kelas kapal, lalu klik "Cari Pelayanan".
3. Pilih kapal yang sesuai dengan tanggal keberangkatan dan kelas yang diinginkan.
4 Jika ingin ganti rute dan waktu keberangkatan, klik "Buka Pencarian" di sisi kanan atas dan isi ulang tanggal dan rute yang diinginkan.
5. Isi data pemesan tiket dan data calon penumpang lalu klik "Lanjut".
6. Lakukan pembayaran dengan memiliki metode pembayaran yang tersedia.
7. Setelah melakukan pembayaran, Anda akan memperoleh resi pembayaran yang memiliki kode booking yang akan digunakan untuk mencetak tiket di pelabuhan keberangkatan.
(Tribun-Papua.com)