TRIBUN-MEDAN.COM,- Umat Muslim di ibu kota Sumatera Utara perlu memperhatikan jadwal imsakiyah Kota Medan untuk tanggal 5 Maret 2026, yang bertepatan dengan 15 Ramadan 1447 Hijriah.
Informasi ini penting sebagai panduan menjalankan ibadah puasa dengan tertib.
Selain mencari jadwal imsak, banyak warga juga menelusuri jadwal buka puasa Medan agar dapat mengetahui waktu berbuka dan azan maghrib secara tepat.
Baca juga: Penjelasan Brigjen Donny Usai Viral Prajurit TNI Todong Pistol dan Borgol Pengemudi Taksi Online
Bila melihat jadwal yang ada, waktu imsakiyah pada 5 Maret 2026 tercatat sedikit lebih cepat dibanding hari-hari sebelumnya.
Perubahan ini terjadi karena pergerakan posisi matahari yang memengaruhi waktu subuh dan imsak.
Begitu juga dengan jadwal shalat fardhu seperti subuh, zuhur, asar, maghrib, dan isya yang mengalami pergeseran lebih cepat dari hari sebelumnya.
Meski selisihnya hanya beberapa menit, ketepatan waktu tetap menjadi hal penting dalam beribadah.
Baca juga: Antusias Warga Warnai Cap Go Meh DPD PDIP Sumut di Medan: Persaudaraan Kebhinekaan Harus Dirawat
Dengan adanya panduan imsakiyah ini, masyarakat tidak hanya mudah melihat waktu imsak, tetapi juga dapat memantau azan shalat lima waktu secara lengkap.
Bahkan, jadwal tersebut membantu dalam menentukan waktu pelaksanaan shalat sunnah seperti dhuha.
Dengan mengikuti jadwal resmi, umat Muslim di Kota Medan bisa menjalankan ibadah puasa dan shalat dengan lebih disiplin dan khusyuk.
Berikut gambaran waktu penting pada 14 Ramadan 2026 di Kota Medan:
Baca juga: Bacaan Doa Kamilin Usai Sholat Tarawih Ramadan 2026, Lengkap Arab, Latin dan Terjemahan
Imsak: 05.09 WIB
Subuh: 05.19 WIB
Dhuha: 06.58 WIB
Zuhur: 12.40 WIB
Ashar: 15.53 WIB
Magrib / Buka Puasa: 18.41 WIB
Isya : 19.49 WIB
Baca juga: Doa Awal Ramadan yang Biasa Dibaca oleh Rasulullah Beserta Keutamaannya
Agar ibadah puasa lebih maksimal pada Ramadan 2026, berikut beberapa tips:
Simpan dan cetak jadwal imsakiyah Kota Medan 2026.
Pasang alarm 10–15 menit sebelum imsak.
Pantau pengumuman resmi dari Kementerian Agama.
Gunakan aplikasi pengingat waktu salat yang sesuai zona waktu Medan (WIB).
Baca juga: Penetapan 1 Ramadan Berbeda Pemerintah dengan Muhammadiyah, Rico Waas: Intinya Jaga Kualitas Puasa
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin 'an adaa'i fardhi syahri ramadhaana haadzihis sanati lillahi ta'ala
Artinya: "Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta'ala."
Niat puasa Ramadan dapat diucapkan secara lisan atau dilafalkan dalam hati.
Niat dilakukan pada malam hari setelah salat Tarawih atau pagi hari setelah Sahur.
Baca juga: Muhammadiyah Laksanakan Puasa Ramadan 18 Februari 2026, Ini Jadwal Lengkapnya
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa'alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin
Artinya: "Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih."
Setelah berpuasa seharian, umat Muslim dianjurkan untuk membaca doa sebelum berbuka puasa sebagai tanda syukur.
Disarankan agar doa ini dibaca setelah berbuka puasa atau setelah makan kurma dan air putih.
Namun, umat Muslim yang membaca doa ini sebelum berbuka puasa juga diperbolehkan untuk membacanya sebelum berbuka puasa.(tribun-medan.com)