Sosok Mojtaba Putra Khamenei Diangkat Jadi Pemimpin Iran Baru, Dipilih di Bawah Tekanan IRGC
Ardrianto SatrioUtomo March 04, 2026 01:56 PM

Majelis Para Ahli Iran memilih putra Ali Khamenei, Mojtaba Khamenei, sebagai Pemimpin Tertinggi berikutnya setelah wafatnya sang ayah.

Pemilihan itu berlangsung di bawah tekanan kuat dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Dalam hal ini, Mojtaba diyakini akan menjadi kandidat terdepan untuk menggantikan Khamenei.

Namun, para ahli justru memiliki pandangan yang berbeda.

Sementara itu, rupanya Khamenei tidak memasukkan Mojtaba dalam daftar calon pengganti yang dibuatnya tahun lalu.

Diketahui, dalam kalangan ulama Muslim Syiah Iran, suksesi ayah ke anak tidak dipandang positif.

Dilansir dari iranintl.com pada Rabu (4/3), Mojtaba (56) ialah putra tertua kedua Ali Khamenei.

Pihaknya memang dikenal memiliki hubungan yang kuat dengan IRGC.

Pria berusia 56 tahun itu bukanlah ulama berpangkat tinggi.

Bahkan, ia tidak pernah memegang jabatan resmi dan tak memiliki peran formal dalam rezim tersebut.

Kendati demikian, ia memiliki pengaruh yang sangat besar di balik layar.

Pihaknya pernah bertugas di angkatan bersenjata Iran selama perang Iran–Irak.

Mojtaba menikah dengan Zahra Haddad-Adel pada 2004.

Namun, sang istri sudah meninggal dunia dalam serangan terbaru Amerika Serikat ke Iran pada Sabtu (28/2).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.