Satgas Kabupaten Tasikmalaya Buka Suara Soal Penutupan Dapur SPPG Sirnasari 2
Dedy Herdiana March 04, 2026 03:19 PM

 

Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 

TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Satgas pengawasan MBG tingkat Kabupaten Tasikmalaya buka suara terkait penutupan sementara dapu SPPG Sirnasari 2 di Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (4/3/2026).

Penutupan ini dilakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dengan memberikan sanksi teguran ke tujuh titik lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Jawa Barat. 

Salah satunya adalah SPPG Sariwangi Sirnasari 2 di Desa Sirnasari Kecamatan Sariwangi Kabupaten Tasikmalaya.

Selain itu juga ada SPPG Bandung Soreang Cingcin 2, SPPG Bandung Soreang Pagaden Kamarung 1, SPPG Garut Cibatu Padasuka, SPPG Subang Kalijati Kalijati Timur 2, SPPG Subang Pagaden Kamarung 1 dan SPPG Garut Cibatu Padasuka 2. 

Satgas Pengawasan MBG tingkat Kabupaten Tasikmalaya Rubi Azhara membenarkan, adanya sanksi yang diberikan ke SPPG Sariwangi Sirnasari 2 oleh BGN.

Baca juga: Dapur SPPG Sikunir yang Distribusikan ke SDN Margamulya Sempat Tutup Seminggu

Pria yang menjabat sebagai Asda I menambahkan, untuk penutupan ini dilakukan tidak permanen karena masih menunggu laporan SPPG ke pihak BGN. 

“Tentu yang lebih berwenang menyampaikan rinci dari lembaga (BGN,red) yang berwenang.
Tentu saja saya melihatnya bahwa fungsi pengawasan dan pengendalian BGN ini telah berjalan sampai dengan sanksi,” ungkap Rubi dikonfirmasi TribunPriangan.com,

Namun ia meminta kepada semua SPPG di Kabupaten Tasikmalaya untuk membantu program strategis nasional ini dapat berjalan lancar.

Satgas juga menghimbau agar kejadian ini menjadi perhatian SPPG khususnya di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

“Kami telah menghimbau baik penyampaian langsung melalui zoom, surat himbauan maupun koordinasi dengan perwakilan SPPG di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Agar hal-hal krusial ini menjadi perhatian,” tuturnya.

Senada dikatakan, Camat Sariwangi Mamat menjelaskan, bahwa betul ada satu titik SPPG yang ditutup sementara terkait adanya keluhan dari orang tua siswa terhadap pemberian menu makan kering ramadan.

"Kalau kejadian kemarin benar adanya, tapi akan memanggil dapur tersebut dan meminta kronologi secara rinci," ungkap Mamat.

Tak hanya memanggil satu dapur saja, ia juga bakal mengumpulkan semua dapur di wilayah Sariwangi untuk membantu memberikan kualitas dan kuantitas terhadap program MBG.

"Kami berencana mengumpulkan semua SPPG juga, dan terkait kejadian dapur sirnasari 2 sesuai surat dari BGN itu di suspend seminggu dan bukan ditutup," jelasnya.(*)

Baca juga: PSSI Kabupaten Tasik Gelar Raker, Bahas Persiapan Porprov dan Kompetisi Usia Dini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.