Laporan Wartawa SURYAMALANG.COM, Isya Anshori
SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Melalui Dinas Perhubungan (Dishub), Pemerintah Kabupaten Kediri kembali memfasilitasi para perantau dengan menyediakan program transportasi balik ke Jakarta secara cuma-cuma.
Program balik mudik gratis tahun 2026 ini menyediakan ratusan kuota untuk calon pemudik yang akan diberangkatkan menggunakan dua armada bus menuju Jakarta pada 24 Maret mendatang.
Pendaftaran dijadwalkan dibuka secara daring sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam meringankan beban ekonomi masyarakat pasca-Lebaran.
Kepala Bidang Angkutan Umum Dishub Kabupaten Kediri, Nanang Pujianto mengatakan, kuota yang disiapkan untuk program ini sebanyak dua bus dengan total 100 penumpang tujuan Jakarta.
Program ini tetap berjalan meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
"Alhamdulillah tahun ini Pemkab Kediri masih mempercayakan anggaran untuk program balik gratis. Ini bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat, sekaligus mendukung program nasional pengentasan kemiskinan," ucapnya, Rabu (4/3/2026).
Baca juga: Nasib Buruh Jatim: Pilih Diam Tak Terima THR Takut Kontrak Diputus, LBH Surabaya Catat 1.811 Korban
Nanang menjelaskan, sasaran program ini adalah masyarakat Kabupaten Kediri yang bekerja atau merantau di wilayah Jabodetabek dan memiliki latar belakang ekonomi menengah ke bawah.
Program ini diharapkan dapat meringankan beban biaya transportasi setelah merayakan Lebaran di kampung halaman.
Pelaksanaan balik mudik gratis dijadwalkan pada 24 Maret 2026.
Tanggal tersebut dipilih dengan mempertimbangkan jadwal libur dan masuk kerja usai Hari Raya Idul Fitri.
Berdasarkan kalender libur, cuti bersama dimulai 18 Maret 2026.
Sementara Hari Raya Idul Fitri diperkirakan jatuh pada 21–22 Maret 2026.
Baca juga: Kuota Mudik Gratis 2026 Kabupaten Malang Terisi 78 Persen, Tujuan Pacitan Paling Banyak Diminati
Pada 23 Maret merupakan hari ketiga Lebaran, dan 24 Maret hari keempat, sehingga dinilai ideal untuk keberangkatan kembali ke Jakarta.
"Pertimbangannya, tanggal 25 Maret sebagian ASN maupun pegawai swasta sudah mulai masuk kerja. Jadi kami pilih 24 Maret agar peserta bisa tiba tepat waktu dan siap bekerja kembali," jelasnya.
Untuk tahun ini, kuota yang disediakan sebanyak dua bus, masing-masing berkapasitas 50 orang.
Total ada 100 kursi yang bisa dimanfaatkan masyarakat.
Pendaftaran dilakukan secara online dan rencananya dibuka mulai 10 Maret 2026.
Baca juga: Curi Start Mudik di Terminal Arjosari: Mahasiswi Pilih Pulang Awal Demi Hemat Tiket Rp180 Ribu
Dishub sengaja membuka lebih awal untuk mengantisipasi lonjakan pendaftar, mengingat pengalaman tahun-tahun sebelumnya kuota cepat terpenuhi.
Selain fasilitas transportasi gratis dari Kantor Dishub Kabupaten Kediri menuju Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, peserta juga akan mendapatkan layanan konsumsi berupa air mineral dan satu kali makan nasi kotak selama perjalanan.
Setelah pendaftaran ditutup, panitia akan melakukan proses validasi dan verifikasi untuk memastikan peserta sesuai kriteria yang telah ditentukan.
Nanang mengakui, pada pelaksanaan tahun sebelumnya terdapat sejumlah peserta yang sudah lolos verifikasi namun tidak hadir saat hari keberangkatan tanpa konfirmasi.
Hal ini dinilai merugikan calon peserta lain yang sebenarnya ingin ikut namun tidak kebagian kuota.
"Kami sangat menyayangkan jika ada yang sudah daftar dan diverifikasi tetapi tidak hadir tanpa kabar. Harapannya tahun ini yang mendaftar benar-benar serius sehingga kuota bisa dimanfaatkan maksimal," tegasnya.
Program balik mudik gratis ini telah memasuki tahun ketiga dengan tujuan Jakarta.
Pemkab Kediri berharap layanan ini terus meningkat kualitasnya dan ke depan kuota dapat ditambah agar semakin banyak perantau yang terbantu.