Inovatif, Kementerian Pertanian Sosialisasikan Teknologi Sistem Arkansas di Banyuasin
tarso romli March 04, 2026 08:27 PM

BANYUASIN – SMK Pertanian Pembangunan Negeri (PPN) Sembawa terus menunjukkan komitmen dalam mentransformasi sektor pertanian melalui penerapan teknologi mutakhir.

Terbaru, SMK PPN Sembawa menggelar kegiatan Sosialisasi dan Tanam Perdana Teknologi Terapan Pertanian Adaptif dan Modern dengan Budidaya Sistem Arkansas di Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan ini dirangkaikan dengan demonstrasi tanam benih menggunakan drone dan drum seeder.

Acara ini bertujuan memperkenalkan metode pertanian yang lebih efisien, hemat air, dan adaptif terhadap perubahan iklim kepada para petani serta generasi muda di wilayah sentra pangan tersebut.

Sistem Arkansas merupakan teknologi manajemen air dan pola tanam yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas lahan secara signifikan.

Melalui pengaturan irigasi presisi dan penggunaan varietas unggul, sistem ini diharapkan mampu menjawab tantangan degradasi lahan serta fluktuasi cuaca yang sering dihadapi petani lokal.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, senantiasa menekankan bahwa masa depan pangan Indonesia bergantung pada pemanfaatan teknologi dan keterlibatan generasi muda.

"Kita tidak bisa lagi bertani dengan cara lama. Pemanfaatan teknologi terapan seperti Sistem Arkansas adalah kunci untuk memastikan ketahanan pangan nasional. Pertanian modern harus presisi, efisien, dan menguntungkan bagi petani," ujar Mentan Amran.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menegaskan peran penting institusi pendidikan vokasi pertanian dalam mendiseminasikan teknologi ini.

"Pendidikan vokasi harus menjadi lokomotif penggerak inovasi di lapangan. Tanam perdana ini membuktikan bahwa teknologi adaptif bukan sekadar teori, melainkan solusi nyata yang bisa langsung diterapkan oleh masyarakat," ungkap Idha.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BBRMP Sumsel, Noor Roufiq Ahmadi; Kepala BRMP Pascapanen, Suharyanto, selaku Penanggung Jawab Swasembada Pangan Kabupaten Banyuasin; Kepala Dinas Pertanian TPH Kabupaten Banyuasin, Sarip; Kepala SMK PPN Sembawa, Budi Santoso; Camat Tanjung Lago, Joni Gunawan; serta para penyuluh pertanian, Brigade Pangan, dan petani setempat.

Dalam sambutannya, Noor Roufiq Ahmadi menegaskan bahwa penerapan teknologi pertanian modern merupakan langkah strategis dalam mendukung percepatan swasembada pangan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala SMK PPN Sembawa Budi Santoso, mengajak anak muda melalui wadah Brigade Pangan untuk tidak ragu terjun ke sektor pertanian. Menurutnya, Brigade Pangan bukan sekadar partisipasi, melainkan langkah konkret mendukung swasembada pangan nasional.

"Peralihan dari metode tradisional ke penggunaan alat mesin pertanian (alsintan) canggih adalah kunci utama untuk meningkatkan indeks pertanaman dan produktivitas lahan secara cepat," ungkap Budi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian TPH Kabupaten Banyuasin, Sarip, secara resmi membuka kegiatan dan menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung inovasi serta kolaborasi lintas sektor dalam peningkatan produksi padi.

Kegiatan juga diisi dengan dialog interaktif guna memperkuat sinergi di lapangan, yang dilanjutkan dengan sosialisasi serta demonstrasi tanam benih menggunakan drone dan drum seeder.

Demonstrasi ini menjadi wujud nyata penerapan teknologi efisien pada lahan rawa, dengan harapan mampu meningkatkan efisiensi waktu tanam dan produktivitas padi nasional.

Baca juga: Oknum Pejabat Lakukan Pelecehan, Ketua DPRD Prabumulih Minta Hukum Seberatnya Jika Terbukti

Baca juga: Kronologi Remaja 15 Tahun di Ogan Ilir Meninggal Dianiaya Senior Perguruan Silat, Modus Tahan Nafas

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.