'Pusing Sumpah' Mawa Muak Dengar Kalimat Cinta Insanul, Ikhlas Suami Bersatu dengan Inara Rusli
Ika Putri Bramasti March 04, 2026 08:44 PM

 

TRIBUNSTYLE.COM - Rumah tangga Selebgram Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi tampaknya sudah berada di titik akhir.

Meski sang suami masih kerap melontarkan kata-kata cinta, Mawa justru merasa muak mendengarnya.

Ia mengakui bahwa Insanul masih menunjukkan rasa sayang dengan sering mengucapkan kalimat ‘I Love You’.

Namun bagi Mawa, ungkapan tersebut tak lagi berarti. Keputusannya untuk menggugat cerai tetap bulat, apalagi setelah Insanul melakukan poligami dan menikah siri dengan Inara Rusli.

"Ih pusing kepalaku dengernya, sumpah," ungkapnya ketika ditemui di kawasan Bogor, Jawa Barat, Selasa (3/3/2026).

Langkah hukum pun sudah ia tempuh di Pengadilan Agama Medan, Sumatera Utara.

Meski Insanul Fahmi masih kerap melontarkan kata-kata cinta, Mawa justru merasa muak mendengarnya.
Meski Insanul Fahmi masih kerap melontarkan kata-kata cinta, Mawa justru merasa muak mendengarnya. (YouTube Reyben Entertainment)

Baca juga: Langkah Wardatina Mawa Usai Gugat Cerai Insanul Fahmi, Sentil Harta Gono-gini hingga Hak Asuh Anak

Mawa dengan tegas menolak ajakan berdamai dan memilih tidak melanjutkan pernikahan yang menurutnya telah dikhianati.

"Aku pure dari pribadi aku, emang tidak mau melanjutkan hubungan ini. Nggak ada hasutan dari siapapun," kata Wardatina Mawa 

Ikhlas Jika Insanul Fahmi dan Inara Rusli Lanjutkan Pernikahan

Mawa juga menegaskan dirinya ikhlas jika Insanul Fahmi dan Inara Rusli mau bersatu. 

"Jadi pokoknya kalau emang mereka mau bersatu, aku ikhlas. Ya udah bersama aja mereka, aku juga nggak mau kan," tambahnya.

Mawa merasa rumah tangganya dengan Insanul tidak ada lagi yang harus dipertahankan, ia merasa apa yang sudah dibangun selama ini sudah rusak parah.

"Nasi udah jadi bubur ya. Nasi udah jadi bubur, jadi ya mau gimanapun juga... kalau itu udah terjadi ya udah. Aku pun juga berhak bahagia," ucapnya.

"Anak aku juga berhak melihat sosok ibunya lebih happy lagi pastinya," lanjutnya.

Ingin Bahagia, Mawa Temui Psikolog

Setelah memutuskan berpisah, Mawa perlahan mulai menyembuhkan luka hati dan trauma dengan mendatangi psikolog di kawasan Bandung, Jawa Barat.

Mawa merasa langkahnya ke psikolog adalah hal yang tepat. Karena beban atas trauma yang dirasakan perlahan mulai menghilang. 

"Kemarin baru dari Dokter Yulia di Bandung. Ya alhamdulillah rilis ya, lebih banyak *mindfulness* juga. Di manapun juga pasti ada rasa trauma tuh wajar ya. Tapi sekarang lebih tenang, alhamdulillah," jelasnya.

Wardatina Mawa perlahan bangkit dari keterpurukan. Karena ia sadar ada anak yang harus ia bahagiakan dan dicukupi semua kebutuhannya.

"Fokus aku sekarang udahlah, lebih banyak untuk diri aku sendiri dan masa depan anak aku juga. Semua ini titipan dari Allah, kita hadapi aja semuanya dengan smile," ujar Wardatina Mawa.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.