Pengumuman! WNI di Iran Bakal Dievakuasi Secara Bertahap
GH News March 04, 2026 09:10 PM
Teheran -

Perang antara Iran melawan Israel dan Amerika Serikat makin memanas. KBRI Tehran pun merilis pengumuman terkait evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI).

Melalui akun Instagram resminya, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran Iran mengeluarkan pengumuman terkait evakuasi WNI yang tinggal di negara tersebut secara bertahap.

"Menyusul perkembangan situasi terkini, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk menyelenggarakan Evakuasi Bertahap bagi seluruh WNI di wilayah Iran," tulis KBRI Tehran di akun @indonesiaintehran, seperti dikutip, Rabu (4/3/2026).

KBRI Tehran mengharapkan para WNI yang tinggal di Iran untuk segera menghubungi pihak KBRI untuk berkoordinasi terkait jadwal dan titik kumpul evakuasi.

"Langkah Segera: Mohon segera menghubungi KBRI Tehran untuk koordinasi teknis, jadwal, dan titik kumpul melalui grup komunikasi resmi WNI. Terkait pperasional KBRI: Layanan kekonsuleran tetap berjalan normal," tulis pengumuman KBRI Tehran.

KBRI Tehran kemudian mencantumkan nomor hotline darurat yang bisa dihubungi oleh para WNI. "Jika ada kendala mendesak, hubungi +98 902 466 8889," tegas pihak KBRI.

"Mari tetap tenang, waspada, dan terus pantau arahan resmi kami. Mohon bantu sebarkan informasi ini kepada sesama rekan WNI di Iran," pungkas pengumuman KBRI Tehran.

Seperti diketahui, Komando Pusat Amerika Serikat (AS), atau CENTCOM, yang mengawasi operasi militer AS di Timur Tengah, menyatakan lebih dari 50.000 tentara akan dikerahkan dalam serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran sejak Sabtu (28/2).

Komandan CENTCOM, Jenderal Brad Cooper, dalam pesan videonya, seperti dilansir kantor berita Turki, Anadolu Agency, Rabu (4/3/2026), mengatakan bahwa tak hanya puluhan ribu tentara, sebanyak 200 jet tempur dan dua kapal induk AS dikerahkan dalam operasi militer bernama "Operation Epic Fury" tersebut.

Cooper menegaskan operasi militer melawan Iran itu merupakan pengerahan militer terbesar AS di kawasan Timur Tengah dalam satu generasi.

Wahyu Setyo Widodo
Jurnalis detikcom
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.