TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Mahasiswa Indonesia yang saat ini menjalani pendidikan di Yordania Gyfar Abdul Rohman masih dirundung rasa khawatir karena aktivitas perang di daerah Timur Tengah terus meningkat.
Apalagi di langit Yordania sendiri masih terlihat lalu lalang rudal dari negara yang bertikai, meskipun saat ini tidak ada lagi yang dijatuhkan di Yordania.
"Saat ini kabarnya masih siaga II, aktivitas pesawat dan rudal di langit Yordania juga masih terjadi," ujar Gyfar Abdul Rohman bercerita dengan tribunpekanbaru.com Rabu (4/2/2026).
Menurut Gyfar, saat ini beberapa mahasiswa Indonesia di Yordania juga masih ada yang di tempat transit sudah 4 hari di karenakan jalur udara Yordan masih ditutup.
Ia sendiri sudah berencana akan kembali ke tanah air menjelang idul Fitri, namun dengan situasi yang terus meningkat saat ini masih menahan diri dan mengurungkan rencana sebelum situasi normal.
"Rencana balik sebelum idul fitri rencananya kalau udah jalur udara jordan di buka, sementara sekarang semua aktivitas dihentikan," tegasnya.
Gyfar sendiri saat ini menjalani pendidikan di Universitas of Jordan dan sekarang sedang menempuh pendidikan S1 tahun ke 3.
Daerah tempat tinggal Gyfar sendiri bernama Amman namanya dan untuk jarak ke daerah yang tempat jatuhnya rudal Iran itu sekitaran 50-80 kilometer.
"Kalau untuk kondisi disini Alhamdulillah nggak ada rudal atau apapun itu yang mendarat di Jordan, tapi pihak militer jordan melakukan patroli udara terus," jelasnya.
(Tribunpekanbaru.com/Nasuha Nasution)