Perkuat Toleransi Antarumat Beragama, Tawur Kesanga Digelar di Puspem di Tengah Momentum Idul Fitri
Anak Agung Seri Kusniarti March 04, 2026 10:03 PM

TRIBUN-BALI.COM - Pelaksanaan Tawur Agung Kesanga di Kabupaten Badung kembali di pusatkan di Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung.

Keputusan ini telah berlaku sejak 2023, di mana Puspem Badung ditetapkan sebagai lokasi utama karena dipandang sebagai catus pata utama, titik sentral Kabupaten Badung secara administratif maupun spiritual. 

Lokasi ini dinilai representatif untuk pelaksanaan upacara tingkat kabupaten. Apalagi ditengah momentum idul Fitri.

"Iya Tawur Kesanga tahun 2025 tetap dilaksanakan di Puspem Badung ," ujar Kepala Bidang Pengembangan Kebudayaan Disbud Badung, Ida Bagus Agung Munika, Rabu (4/3).

Proses tawur kesangan pun dilakukan sama seperti tahun-tahun sebelumnya, upacara Tawur Kesanga akan menggunakan wewalungan berupa unggas, kambing dan berbagai jenis persembahan lainnya. Panitia menargetkan prosesi tingkat kabupaten rampung sekitar pukul 12.00 Wita. 

Baca juga: PANEN Perdana Ikan Bandeng Premium di Sumberkima Tembus 3 Ton, Sejarah Rekor Baru

Baca juga: LACAK dan Pantau Pergerakan DPO Pelaku Mutilasi, Imigrasi Ngurah Rai Awasi, 4 Sudah Keluar Negeri!

"Setelah itu, tirta tawur dan tirta luwur akan didistribusikan ke seluruh wilayah Badung mulai pukul 13.00 Wita," bebernya.

Usai prosesi utama di Puspem, upacara dilanjutkan di masing-masing kecamatan, desa, banjar, hingga lingkungan perumahan. Skema ini memastikan seluruh masyarakat Hindu di Badung dapat melaksanakan rangkaian Tawur Kesanga secara serentak dan khidmat.

Terkait kebijakan Catur Berata Penyepian yang rangkaiannya berhimpitan dengan Idul Fitri, IB Agung Munika menyebutkan sejumlah langkah telah disiapkan. Fokus utama pemerintah adalah menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban, sekaligus merawat toleransi antarumat beragama.

"Sesuai arahan Bapak Wakil Bupati selaku Ketua Forum Kerukunan umat beragama ada beberapa kebijakan terkait perayaan Nyepi," katanya.

Sementara Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor untuk memastikan perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026 berjalan aman dan lancar. Ia meminta seluruh unsur pemerintah, aparat keamanan, dan FKUB meningkatkan sinergi guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.

"Kami harapkan pihak keamanan membuat skema pengamanan, karena tahapan perayaan Nyepi akan dimulai dari melasti, pengerupukan, nyepi dan ngembak geni. Sementara perayaan Idul Fitri akan ada salat tarawih, malam takbiran, salat Idul Fitri termasuk arus mudik dan balik agar berjalan dengan baik dan lancar," ujar Bagus Alit Sucipta.

Pihaknya juga mengingatkan agar seruan bersama yang telah disepakati dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan disosialisasikan oleh majelis-majelis agama kepada umat masing-masing.

"Badung telah menjadi contoh toleransi antar umat beragama, mari kita jaga dengan baik, harmoni, kerukunan dan toleransi," harapnya. (gus)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.