Sajikan Buah Busuk dalam MBG, SPPG Pantan Tana Toraja Kena Sanksi Penutupan
Imam Wahyudi March 04, 2026 10:47 PM

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Penyaluran Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tana Toraja, Sulsel, menuai sorotan setelah ditemukan buah busuk dalam menu yang disajikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pantan, Makale.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Satgas MBG Tana Toraja, Rudy Andi Lolo, menegaskan pentingnya komitmen mitra penyuplai dalam menjaga kualitas bahan pangan, khususnya dengan membeli langsung dari petani lokal.

“Kalau saya ini mitra, pertama yang saya pikirkan, kalau buah busuk artinya mereka tidak beli dari petani. Salak itu seminggu di pasar belum tentu busuk. Kalau diambil dari petani tidak perlu disortir,” tegas Rudy, Rabu (4/3/2026.)

Menurut Sekretaris Daerah Tana Toraja ini, temuan buah busuk tersebut menunjukkan adanya pelanggaran dari mitra.

Ia menilai mitra tidak merangkul petani-petani lokal sebagai pemasok utama. 

Selain itu mitra juga kurang mempertimbangkan aspek kesegaran bahan pangan sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat.

Rudy menekankan, program MBG tidak hanya soal distribusi makanan, tetapi juga harus berdampak pada perputaran ekonomi lokal, khususnya petani di Tana Toraja.

Akibat kejadian buah busuk tersebut, Dapur SPPG Pantan langsung dikenakan sanksi tegas. 

Dapur MBG tersebut dihentikan operasionalnya untuk sementara waktu dan tidak menutup kemungkinan dilakukan pergantian pengelola.

“SPPG Pantan disanksi, ditutup sementara waktu. Bisa saja pengelolanya diganti. BGN tidak main-main dengan ini,” jelasnya.

Sementara itu, terkait belum meratanya penyaluran MBG di seluruh wilayah Tana Toraja, Rudy menjelaskan hal tersebut masih terkendala kesiapan dapur.

Saat ini, baru enam dapur yang beroperasi. 

Satu dapur sementara tidak beroperasi, dan empat dapur lainnya dalam tahap persiapan operasional.

Selain itu, masih terdapat 41 dapur dalam tahap pembangunan, terdiri dari empat dapur yang bersumber dari APBN dan 37 dapur untuk wilayah THT.

Pemerintah daerah memastikan pengawasan terhadap mitra akan diperketat, termasuk memastikan bahan pangan dibeli langsung dari petani demi menjaga kualitas makanan serta mendukung ekonomi lokal.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.