Bacaan Doa Malam Nuzulul Quran, Ustaz Adi Hidayat Ungkap Keutamaan Ibadah saat 17 Ramadan
khairunnisa March 04, 2026 11:03 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Catat bacaan doa serta sederet keutamaan malam Nuzulul Quran yang diperingati setiap 17 Ramadan. 

Malam Nuzulul Quran diperingati sebagai malam istimewa turunnya kitab suci Al-Quran untuk pertama kalinya ke Bumi.

Adalah Malaikat Jibril yang diutus Allah SWT untuk menyampaikan wahyu tersebut kepada Nabi Muhammad SAW.

Adapun surat yang pertama kali diturunkan adalah surat Al-Alaq ayat 1-5.

Mengacu pada penetapan 1 Ramadan 1447 Hijriyah yang jatuh pada 19 Februari 2026, maka 17 Ramadan bertepatan pada 7 Maret 2026 mendatang. 

Pendakwah Ustadz Adi Hidayat pernah menjelaskan keistimewaan Nuzulul Quran. 

"Di antara peristiwa nan agung dan teristimewa yang berlangsung di Bulan Ramadhan adalah peristiwa diturunkannya Al Quran kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam (Saw) sebagai wahyu utama," katanya, dikutip SURYA.CO.ID dari YouTube Adi Hidayat Official, Sabtu (15/3/2025).

Peristiwa Nuzulul Quran bahkan secara tegas diungkapkan Allah Swt di dalam Al Quran mengiringi rangkaian ayat-ayat puasa. 

"Bila kita baca, rangkaian ayat-ayat puasa ini kita temukan dari ayat 183, 184, 185, 186 dan 187 pada Surat Al Baqarah. Penegasan ini (Nuzulul Quran) kita temukan di ayat pertengahannya yaitu 185," jeladnya. 

Allah Subhaahu Wa Ta'ala tegas berfirman: 

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُۗ وَمَنْ كَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَۗ يُرِيْدُ اللّٰهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَۖ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ (١٨٥) 

Artinya: "Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil). Oleh karena itu, siapa di antara kamu hadir (di tempat tinggalnya atau bukan musafir) pada bulan itu, berpuasalah. Siapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari (yang ditinggalkannya) pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu agar kamu bersyukur." 

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan, Al Quran diturunkan bukan hanya menjadi kitab bacaan sehari-hari, melainkan sebagai petunjuk dan pedoman bagi kehidupan 

"Tujuan utama Al Quran adalah sebagai pedoman bekehidupan untuk seluruh manusia tanpa kecuali," tegasnya. 

"Dijelaskan bagaimana kita terlahir, untuk apa kita berkehidupan, bagaimana perkembangan dan tumbuh kita dari kecil sampai dengan dewasa. Bagaimana kita memilih aktivitas di dunia yang kita jalani ini, bagaimana kita menata hidup yang baik, apa yang harus dikerjakan, apa yang musti kita tinggalkan, bagaimana kita menjalani hidup sampai ke ujung wafat kita meninggalkan dunia. Peristiwa apa yang terjadi dalam konteks kita meninggalkan dunia ini saat sakaratul maut, apa yang terjadi di alam kubur, bagaimana keadaan manusia saat dibangkitkan, seperti apa peristiwa dalam kebangkitan itu. Bagaimana dan kapan, serta dimana manusia dikumpulkan setelah kebangkitan, hingga pada puncaknya adalah penghisaban dan penentuan apakah kita mendapatkan ridha Allah dengan surga itu, atau kah bertepat di tempat hukuman yang kita kenal dengan neraka itu. Itulah Al Quran," jelas Ustadz Adi Hidayat. 

Menurut Ustadz Adi Hidayat, Al Quran adalah mukjizat teragung yang melekat pada kerasulan Nabi Muhammad Saw. 

"Selain itu, Al Quran adalah manhaj, Al Quran adalah pedoman, yang mengeluarkan kita dari segala macam kerumitan dan kesulitan hidup, menjadi cahaya yang mengiringi kita pada kemudahan dan kenyamanan dalam berkehidupan," terangnya. 

Baca juga: Sambut Nuzulul Quran Ramadan 2026, Amalkan 5 Doa Ini Demi Raih Syafaat dan Petunjuk Hidup Berkah

Bacaan doa Nuzulul Quran

Berikut sejumlah doa yang dapat dibaca saat Nuzulul Quran, di antaranya:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ العَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Allahumma Innaka ‘Afuwwun Tukhibbul Afwa Fa’fu ‘Anni

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya engkau Maha pemaaf dan engkau menyukai ampunan maka ampunilah aku.”

atau doa yang lain:

Allaahumma nawwir quluubanaa bi tilaawatil qur aan, wa zayyin akhlaa qonaa bijaahil qur aan, wa hassin a’maalanaa bi dzikril qur aan, wa najjinaa minan naari bi karoo matil qur aan, wa adkhilnal jannata bi syafaa’til qur aan.

Artinya: "Ya Allah sinari hati kami sebab membaca Al-Quran, hiasi akhlak kami dengan kemuliaan Al-Quran, baguskanlah amalan kami karena berdzikir lewat Al-Quran, selamatkanlah kami dari api neraka karena kemuliaan Al-Quran, masukkanlah kami ke dalam surga dengan syafa’at Al-Quran."

Biasanya umat muslim memperingati Nuzulul Quran dengan berbagai cara.

Misalnya pengajian, tabligh akbar, atau acara peringatan Nuzulul Quran lainnya.

Lantas apa yang seharusnya dikerjakan atau diamalkan saat malam Nuzulul Quran?

1. Membaca Al Quran

Sebenarnya setiap hari selama Ramadhan merupakan istimewa Al-Quran diturunkan.

Hanya saja alangkah mulianya umat muslim memaknainya dengan mengamalkan membaca firman Allah SWT tersebut.

Al Quran diturunkan pada bulan yang mulia dan diberkahi.

Oleh karena itu, mutlak Al Quran dibaca dan dikaji sebagai pedoman.

Di malam diturunkannya Al Quran inilah alangkah mulianya amalan mengkaji Al Quran.

2. Tadaburi Al-Quran

Selain membaca Al-Quran, amalan lain yang dianjurkan saat malam Nuzulul Quran adalah mentadaburinya (Al-Quran).

Tentu membaca Al-Quran juga perlu mengetahui arti, makna serta hikmah di baliknya.

Sebagaimana Al-Quran merupakan pedoman umat manusia yang mesti dipahami untuk menjadi cara hidup.

3. Mendirikan shalat malam

Pada malam Nuzulul Quran, amalan bagi umat muslim yang dianjurkan yakni mendirikan shalat malam.

Selain itu, ada banyak keutamaan mendirikan shalat malam pada bulan Ramadhan.

4. Itikaf

Melaksanakan Itikaf juga menjadi amalan yang dianjurkan ketika malam Nuzulul Quran.

Pada dasarnya Itikaf mendekatkan diri kepada Allah SWT serta membentuk perenungan diri.

Itikaf berarti juga berzikir kepada Allah SWT.

Pada waktu inilah pula Allah SWT membuka pintu mustajab bagi mukminin yang senantiasa berdoa.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.