Kebakaran menghanguskan 12 unit rumah di JL Diponigoro, Kelurahan Terang-terang, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Rabu (4/3/2026).
Ke-12 unit rumah hangus dalam peristiwa kebakaran.
Nama-nama pemilik rumah adalah Salma, Mutiah, Walda Ajis, Asri, Ria, Helda, Exil, Lallo, Hj Ros, Landa, Ati dan Dewi.
"Ada 12 unit rumah hangus di kampung padat penduduk," kata Kasi Sapras Dinas Pemadam Kebakaran Bulukumba, A Baso Sullewatang.
Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini namun kerugian di perkirakan ratusan juta rupiah.
Sementara Kepala BPBD Bulukumba, A Hasbullah mengatakan bahwa dugaan kebakaran karena krosleting listrik di salah satu rumah warga.
Lalu menjalar ke rumah-rumah warga lainnya.
Peristiwa ini ada sekitar dua jam berlangsung.
Akses jalan sempit membuat petugas pemadam kebakaran sulit melakukan pemadaman.
Di tengah berlangsungnya pemadaman api, tiba-tiba air dalam tangki mobil pemadam habis.
Para petugas mulai panik, karena api semakin membesar.
Api membesar seiring angin laut Pantai Merpati berhembus kencang.
Permukiman di bagian belakang kantor BRI Bulukumba ini hangus rata dengan tanah.
Petugas pemadam Bulukumba tak kuasa.
Seluruh mobil pemadam diturunkan ada tujuh unit.
Namun kebakaran terus berlanjut, kebakaran semakin meluas.
Karena kewalahan memadamkan api, pemerintah di Bulukumba akhirnya meminta bantuan ke petugas pemadam di Kabupaten Bantaeng.
Petugas pemadam Bantaeng tiba di lokasi kejadian.
Mereka langsung bergabung dengan petugas pemadam di Bulukumba.
Kurang lebih dua jam, 12 unit rumah warga hangus jadi arang.
Saat ini para korban berhadap segera ada bantuan dermawan. (*)