Gerindra Gerogoti Suara Golkar di Bosowa, PSI Garap Basis NasDem di 'Siperang'
Muh Hasim Arfah March 05, 2026 12:20 AM

 

TRIBUN-TIMUR.COM- Dalam kekuasaan tak ada yang abadi.

Semua bisa berganti ketika zaman berubah. 

Hal itulah yang terjadi dalam peta kekuasaan di Sulawesi Selatan. 

Hal itulah yang terjadi juga dalam peta politik di tanah Sulawesi. 

Pada tahun 1970-an hingga 2019 lalu, Partai Golkar menjadi partai penguasa absolut di Sulawesi Selatan. 

Namun, kini kekuasaan Partai Golkar mulai tergerogoti pada pemilihan umum (Pemilu) 2024 lalu. 

Baca juga: Gerindra Tinggal Euforia, Eric Horas Pimpin Aksi Salurkan Bantuan ke Masyarakat Makassar

Golkar kalah besar di hampir semua wilayah. 

Golkar tumbang di Kabupaten Bone dan Parepare. 

Kedua wilayah ini basis Golkar di tanah Bugis. 

Daerah lain sudah kalah lebih dahulu pada pemilu 2019 lalu. 

Padahal pada Pemilu 2024 lalu, Golkar menang di 15 provinsi. 

Disusul PDI-P dengan 10 wilayah dan Gerindra 5 wilayah. 

Partai yang mengalahkan partai tertua di Indonesia ini adalah "anak"nya sendiri yakni Partai Gerindra dan Partai NasDem. 

Partai Gerindra merebut Kabupaten Bone dibawah kepemimpinan Andi Iwan Darmawan Aras. 

Sementara itu, Partai Nasdem menumbang Golkar di Sidrap. 

Belum cukup semusim, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) juga mulai menggarap basis Nasdem selama ini Sidrap, Pinrang dan Enrekang (Siperang). 

Nasdem memenangkan ketiga wilayah pada Pemilu 2024 lalu dari Demokrat (Pinrang) dan PAN (Enrekang). 

Mantan Ketua Partai NasDem Sulsel, Rusdi Masse menyebarluaskan peringatan daerah pemilihan (dapil) Siperang adalah basis dari PSI di masa depan. 

Saya memilih berhenti menjadi anggota DPR karena sudah yakin tiga kabupaten ini Sidrap, Enrekang, dan Pinrang insyaallah akan terus membawa kemajuan. Doakan saya sehat-sehat dan sukses di tempat saya yang baru,” ujarnya di kediamannya, Selasa (3/3/2026).

Rusdi Masse menyebut ketiga daerah tersebut sebagai basis dukungan terbesarnya.

Pertaruhan Golkar 

Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar mendatang adalah pertaruhan kebangkitan. 

Era Syahrul Yasin Limpo dan Taufan Pawe sudah lewat. 

Kini adalah politisi segar baru beringin yang siap bertarung. 

Mereka adalah Ketua Golkar Kota Makassar Munafri Arifuddin, Plt Sekretaris Golkar Sulsel Rahman Pina, dan Plt Bendahara Golkar Sulsel Andi Ina Kartika Sari. 

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Makassar di bawah kepemimpinan Appi, sapaan Munafri Arifuddin, menghadirkan 1.500 undangan dalam  buka puasa bersama (bukber) di Gedung Manunggal, Jl Jenderal Sudirman, Kelurahan Sawerigading, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar, Minggu (1/3/2026). 

Dihadiri sejumlah pengurus DPD I Golkar Sulsel. 

Salah satunya Plt Sekretaris Golkar Sulsel Rahman Pina.

Selanjutnya dua anggota DPRD Sulsel Fraksi Golkar Lukman B Kady dan Sofyan Syam.

Mantan Ketua Bappilu Golkar Sulsel La Kama Wiyaka, Ketua Golkar Gowa Ambas Syam, serta pengurus DPD II Golkar kabupaten dan kota se-Sulsel.

Ada juga ketua DPD II Partai Golkar dari daerah. 

Jika Golkar salah langkah pada Musda mendatang ini, maka bisa saja partai penguasa Orde Baru ini semakin jatuh di Sulawesi Selatan. 

Apalagi Partai Gerindra dan NasDem sudah ancang-ancang lebih dahulu.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.