Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat telah menangani sebanyak 460 pohon bermasalah selama Februari 2026.

“Jadi, sepanjang Februari 2026 kami menangani sebanyak 460 pohon yang tersebar di delapan kecamatan,” kata Kepala Sudin Tamhut Jakarta Barat, Dirja Kusuma saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Adapun penanganan dilakukan dengan pemangkasan, penebangan pohon yang rimbun, serta evakuasi pohon tumbang atau sempal. Rinciannya, pemangkasan ringan 195, sedang 175 dan berat 72 pohon.

“Sedangkan yang ditebang delapan pohon, sempal tiga dan tumbang tujuh pohon,” katanya.

Selain tim dari tingkat kota, pihaknya juga memiliki Satpel dengan Satgas-nya (pasukan hijau) di tiap kecamatan yang siaga jika ada pohon yang harus segera ditangani atau dievakuasi.

Adapun warga dapat melapor pohon bermasalah, misalnya mengganggu jaringan listrik atau berpotensi tumbang di wilayah Jakarta melalui sistem Cepat Respon Masyarakat (CRM), yang bisa diakses di aplikasi JAKI.

Langkah pertama adalah mengunduh dan membuka aplikasi JAKI. Kemudian ketuk ikon kamera pada bagian bawah layar beranda.

Setelah itu memilih laporan secara privat atau publik. Kemudian mengambil gambar hal yang mau dilaporkan, lalu pilih kategori dan isi detail keterangan sampai lokasi secara detail. Selanjutnya tekan tombol kirim.

Petugas Sudin Tamhut akan menerima laporan tersebut dan selanjutnya akan ditangani.