TRIBUNNEWS.COM - Hasil All England 2026 pada sektor tunggal putra, menyuguhkan fakta tidak mungkin terciptanya All Indonesian Final, dilihat dari bagan pada babak 16 Besar.
Babak 16 Besar All England 2026 yang berlangsung di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, Kamis (5/3), menempatkan dua wakil Indonesia yang berjuang untuk sektor tunggal putra.
Keduanya adalah Alwi Farhan dan Jonatan Christie.
Jojo, sapaan Jonatan Christie, melaju ke 16 Besar All England 2026 berkat mengalahkan Jia Heng Jason Teh (Singapura) melalui rubber game 21-11, 10-21, 21-15.
Sementara Alwi farhan mengikuti jejak seniornya itu, juga melalui kemenangan rubber game 19-21, 21-9, 21-17, menyingkirkan utusan India, Ayush Shetty.
Kini, baik Jojo dan Alwi Farhan akan berjibaku melawan masing-masing atas lawannya, guna memastikan tiket kelolosan ke perempat final atau 8 Besar All England 22026.
Di babak 16 Besar, Jojo, pebulu tangkis kelahian 15 September 1997 ini bentrok melawan tunggal putra asal Taiwan, Lin Chun-yi.
Ini menjadi pertemuan keenam bagi keduanya di semua event badminton Internasional. Rinciannya, Jojo membukukan 3 kemenangan, serta sisanya dimiliki oleh Lin Chun-yi.
Hanya saja yang menjadi catatan, dua kemenangan yang diraih atas Jojo tersaji dalam sepasang pertemuan terakhir keduanya, yakni di India Open 2026 dan China Masters 2025.
Hasil ini wajib menjadi perhatian Jojo untuk bisa melaju sejauh mungkin pada turnamen BWF World Tour Super 1000 ini.
Jika lolos ke 8 Besar, Jojo akan menantang pemenang dari duel Loh Kean Yew (Singapur) vs Christo Popov (Prancis).
Christo Popov juga bukan lawan yang mudah mengingat tunggal putra asal Prancis tersebut merupakan unggulan kelima, sementara Jojo adalah unggulan keempat pada All England 2026.
Baca juga: Kejutan Hasil All England 2026: Reddy/Shetty Tersingkir, Revans Final German Open 2026 Lunas
Sementara jalan lebih berliku dimiliki Alwi Farhan. Pada babak 16 Besar dia akan menghadapi unggulan ketujuh Chou Tien-chen (Taiwan).
Riwayat pertemuan pun tidak pernah berpihak kepada Alwi. Di mana dari sepasang pertemuannya melawan Tien-chen, Alwi Farhan selalu berada di pihak yang kalah.
Tetapi apapun hasilnya masih bisa terjadi. Termasuk Alwi Farhan membuat kejutan dengan menyingkirkan Chou Tien-chen dan lolos ke 8 Besar.
Dibandingkan dengan Jojo, potensi lawan yang dihadapi Alwi Farhan di 8 Besar jauh lebih berat.
Atlet asal Solo, Jawa Tengah, kelahiran 12 Mei 2005 akan menantang pemenang laga Toma Junior Popov vs Kunlavut Vitidsarn.
Sebagai catatan, sejak tersingkirnya Shi Yuqi sebagai juara bertahan, Kunlavut Vitidsarn otomatis menjadi unggulan tertinggi yang masih bertahan di All England 2026 sektor tunggal putra.
Utusan asal Thailand ini berada di unggulan kedua. Tidak bermaksud mengecilkan kualitas Toma Junior Popov, namun di atas kertas Kunlavut lebih berpeluang lolos ke 8 Besar.
Diskenariokan Alwi farhan dan Kunlavut Vitidsarn bersua di 8 Besar All England 2026, laga ini juga bisa dikatakan timpang sebelah.
Pasalnya dalam tiga pertemuan, Alwi farhan sekalipun belum pernah mengalahkan Kunlavut Vitidsarn, yang memang kerapkali menjadi momok bagi sektor tunggal putra Indonesia.
Tetapi Alwi Farhan juga masih memiliki peluang.
Seperti yang disinggung awal, Jojo dan Alwi Farhan tidak mungkin menciptakan All Indonesian Final pada All England 2026. Mengapa demikian?
Sebab dari bracket bagan All England 2026, Jojo dan Alwi Farhan, dengan skenario bisa melewati masing-masing hadangan lawannya di 8 Besar, maka keduanya akan saling mengalahkan di babak semifinal.
Memang ada satu keuntungan, yakni Indonesia dari sektor tunggal putra bisa memastikan satu tempat wakilnya di partai puncak. Namun kerugiannya adalah 'perang saudara' terjadi lebih cepat, bukan di final melainkan 4 besar.
Sementara di bracket berseberangan, babak 16 Besar sektor tunggal putra menyisakan Lee Cheuk-yiu (HongKong), Victor Lai (Kanada), Leon Jun-hao (Malaysia), Koki Watanabe (Jepang), Nhat Nguyen (Irlandia), Li Shifeng (6/China), Ng Ka Long Angus (HongKong) dan Lakshya Sen (India).
Jika melihat perbandingannya, bracket bawah yang dihuni oleh Jojo dan Alwi Farhan, memang disesaki deretan pebulu tangkis top dunia, yang bahkan berstatus favorit juara pada All England kali ini.
(Tribunnews.com/Giri)