TRIBUN-MEDAN.COM,- Bacaan niat zakat menjadi bagian penting saat melaksanakan zakat fitrag.
Zakat sendiri merupakan rukun Islam keempat yang wajib ditunaikan oleh setiap Muslim yang telah memenuhi syarat, baik dari segi kepemilikan harta, nisab, maupun haul.
Selain memahami niat zakat, umat Islam juga dianjurkan mengetahui doa saat menerima zakat serta ketentuan zakat fitrah agar pelaksanaannya benar dan sesuai tuntunan syariat.
Baca juga: Idul Fitri 2026 Berapa Hijriah? Simak Tanggal Merah, Libur Nasional Bulan Maret
Secara umum, zakat adalah kewajiban mengeluarkan sebagian harta untuk diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya.
Dalam Al-Qur’an Surah At-Taubah ayat 60 dijelaskan ada delapan golongan penerima zakat (asnaf), yakni fakir, miskin, amil, mualaf, riqab, gharimin, fisabilillah, dan ibnus sabil.
Ketentuan ini menunjukkan bahwa zakat bukan sekadar ibadah personal, melainkan sistem sosial yang telah diatur dengan jelas dalam Islam.
Kewajiban zakat ditegaskan dalam berbagai ayat, di antaranya Surah Al-Baqarah ayat 43 yang memerintahkan umat Islam untuk mendirikan salat dan menunaikan zakat.
Baca juga: Muhammadiyah Idul Fitri 20 Maret 2026, Pemerintah Sidang Isbat 19 Maret 2026
Perintah ini menempatkan zakat sejajar dengan salat sebagai ibadah utama.
Melalui zakat, seorang Muslim tidak hanya menunjukkan ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga kepedulian terhadap sesama.
Salah satu jenis zakat yang paling dikenal adalah zakat fitrah, yang wajib ditunaikan setiap Muslim menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Zakat fitrah bertujuan menyucikan diri setelah menjalani ibadah puasa Ramadan, serta membantu fakir miskin agar mereka dapat merasakan kebahagiaan di hari raya.
Baca juga: Muhammadiyah Idul Fitri 20 Maret 2026, Pemerintah Sidang Isbat 19 Maret 2026
Besarannya umumnya setara dengan satu sha’ bahan makanan pokok, atau jika diuangkan disesuaikan dengan harga beras di daerah setempat.
Manfaat zakat sangat luas, baik secara spiritual maupun sosial.
Bagi pemberi, zakat membersihkan harta dan jiwa dari sifat kikir serta menumbuhkan rasa syukur.
Sementara bagi penerima, zakat membantu memenuhi kebutuhan dasar dan menjaga martabat hidup.
Bahkan terdapat anjuran membaca doa saat menerima zakat sebagai ungkapan syukur dan harapan keberkahan bagi pemberi.
Baca juga: Pertamina Proyeksikan Kebutuhan LPG di Sumbagut Naik 3,8 Persen Selama Ramadan dan Idul Fitri 2026
Dengan demikian, zakat menjadi instrumen penting dalam membangun keseimbangan antara ibadah dan kehidupan sosial.
Ia bukan sekadar kewajiban tahunan, tetapi wujud nyata solidaritas dan keadilan dalam Islam yang relevan sepanjang masa.
Al-Qur'an berulang kali memerintahkan umat Islam untuk membayar zakat sebagai ibadah wajib yang menyucikan harta dan jiwa, sering disejajarkan dengan perintah shalat.
Baca juga: Resep Tumis Jamur Kancing Saus Tiram, Menu Sahur Sederhana Menggoda Selera
Satu ayat utama dalam Alquran tentang zakat adalah QS. Al-Baqarah ayat 43:
وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ
Artinya "Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk."
Ayat ini menegaskan zakat sebagai rukun Islam yang tak terpisahkan dari shalat, sebagaimana ditegaskan pula di QS. Al-Baqarah ayat 110:
وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ,
Artinya "Dan dirikanlah shalat serta tunaikanlah zakat."
Baca juga: Resep Rengkambang, Dessert Khas Lombok yang Cocok Sebagai Menu Buka Puasa
Ayat lain yang eksplisit adalah QS. At-Taubah ayat 103:
خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا
Artinya: "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka."
Perintah ini menunjukkan peran zakat dalam pemurnian spiritual dan sosial, sebagaimana diulang di QS. Al-Mu'minun ayat 4:
وَالَّذِينَ هُمْ لِلصَّلَاةِ وَالزَّكَاةِ فَائِلُونَ, yang memuji orang beriman sebagai "orang-orang yang melaksanakan shalat dan zakat."
Doa untuk membayar zakat fitrah tidak diwajibkan, namun sangat dianjurkan untuk membacanya saat hendak membayar zakat fitrah.
Baca juga: Waktu Datangnya Malam Lailatul Qadar 2026, Malam Pengampunan Dosa di Bulan Ramadan
Berikut adalah doa yang dapat dibaca:
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكاَةَ اْلفطر عَنْ نَفْسِيْ فَرْضًالِلهِ تَعَالَى
Latin: Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an nafsi fardhan lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diri sendiri, fardhu karena Allah Lillahi Ta’ala.
"اللّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنَّا زَكَاةَ فِطْرَتِنا وَاجْعَلْهَا طَهَارَةً لَنَا وَمَغْفِرَةً لَنَا"
"Allahumma taqabbal minna zakat al-fitrati, wa ajil-ha thaharatan lana wa maghfiratan lana."
"Ya Allah, terimalah dari kami zakat fitrah kami, dan jadikanlah ia sebagai penyuci bagi kami dan sebagai pengampunan bagi kami."
Baca juga: Resep Es Pepaya Juruk Pelepas Dahaga di saat Buka Puasa Ramadan
ﺁﺟَﺮَﻙ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﻋْﻄَﻴْﺖَ، ﻭَﺑَﺎﺭَﻙَ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﺑْﻘَﻴْﺖَ ﻭَﺟَﻌَﻠَﻪُ ﻟَﻚَ ﻃَﻬُﻮْﺭًﺍ
Latin: Aajarakallahu fiimaa a'thoyta wa baaraka fiima abqoytaa wa ja'alahu laka thohuuron
Artinya: Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan dan semoga Allah memberikan berkah atas harta yang kau simpan serta menjadikannya pembersih bagimu.
Itulah bacaan doa membayar dan menerima zakat atau ijab qobul zakat.
Terbagi beberapa macam waktu dalam membayar zakat fitrah di antaranya:
Itulah bacaan niat zakat fitrah untuk anak lengkap tulisan arab latin dan artinya yang bisa dilafalkan oleh umat muslim.(ray/tribun-medan.com)