TRIBUNNEWS.COM - Turnamen bulu tangkis bergengsi yang kini sedang berlangsung, All England 2026, langsung menyajikan kejutan sejak babak 32 besar digelar Selasa (3/3/2026) lalu di Utilita Arena, Birmingham, Inggris.
Kejutan yang terjadi sayangnya tak terlalu berjodoh dengan beberapa pemain unggulan yang tampil di turnamen ini.
Setidaknya ada 10 pemain unggulan yang harus angkat kaki dari All England saat selesai melakoni pertandingan babak 32 besar.
Sektor tunggal putra menjadi yang paling meriah dengan kejutan tak menyenangkan bagi para unggulan.
Ada tiga unggulan tunggal putra yang langsung angkat kaki dari turnamen level Super 1000 ini.
Ketiga pemain tersebut adalah Shi Yuqi, Anders Antonsen, dan Alex Lanier.
Pulangnya Shi Yuqi menjadi yang paling mengejutkan dari sektor ini.
Pasalnya pebulu tangkis asal China ini adalah sang juara bertahan turnamen.
Ia dalam misi mempertahankan gelar juaranya yang diraih susah payah pada tahun lalu.
Namun, langkah pemain ranking 1 dunia ini langsung terhenti saat berhadapan dengan Lakshya Sen.
Sen mengirim pulang Yuqi lewat pertarungan yang berlangsung selama 1 jam 18 menit.
Ia menang dengan skor ketat, 23-21, 19-21, dan 21-17 atas Shi Yuqi.
Kekalahan mengejutkan juga terjadi kepada Anders Antonsen.
Pemain yang diunggulkan di tempat ketiga ini malah pulang dengan nasib tragis.
Ia bahkan menjadi korban skor afrika saat berhadapan dengan pemain asal Jepang, Koki Watanabe.
Baca juga: Target Gelar All England 2026 Kunlavut Vitidsarn sebelum Sistem Skor BWF Berubah
Antonsen kalah dengan skor 21-8 dan 21-12 hanya dalam tempo 40 menit saja.
Penampilan yang sangat di bawah standar dari Antonsen yang biasanya ngotot mengejar tiap poin.
Sementara itu, laga sengit juga terjadi saat Alex Lanier tersingkir atas Victor Lai.
Lai melanjutkan gebrakan dari tahun 2025 dengan menerjang Lanier di All England.
Ia mengalahkan pemain asal Prancis itu dengan skor 21-12, 21-23, dan 23-21 dalam waktu 1 jam 27 menit.
Dengan itu, ia mengirim Lanier pulang lebih awal meski berstatus pemain unggulan 8.
Pemain unggulan tinggi yang pulang lebih awal juga terjadi di sektor ganda campuran.
Adalah wakil Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei yang tumbang dari pasangan Denmark non unggulan, Rasmus Espersen/Amalie Kudsk.
Diajak bertarung hingga rubber game, Chen/Toh menyerah dengan skor 18-21, 21-12, dan 25-23.
Sayangnya nasib tak bersahabat pada beberapa unggulan juga merembet ke Indonesia.
Ada satu pemain unggulan dari Indonesia yang juga pulang cepat dari All England.
Pemain tersebut adalah Sabar Karyaman/M Reza Pahlevi Isfahani.
Sabar/Reza secara mengejutkan tumbang cukup telak saat berhadapan dengan pasangan Prancis, Christo Popov/Toma Junior Popov.
Mereka kalah dengan skor identik, 21-12 dan 21-12 hanya dalam waktu 32 menit saja dari Popov bersaudara.
Tunggal Putra
1. Shi Yuqi (1)
2. Anders Antonsen (4)
3. Alex Lanier (8)
Tunggal Putri
1. Han Yue (5)
2. Ratchanok Intanon (7)
Ganda Putra
1. Sabar Karyaman/Reza Pahlevi (7)
2. Chirag Shetty/Satwiksairaj Rankireddy (4)
Ganda Putri
1. Li Yijing/Luo Xumin (7)
Ganda Campuran
1. Chen Tiang Jie/Toh Ee Wei (4)
2. Mathias Christiansen/Alexandra Boje (8)
(Tribunnews.com/Guruh)