TRIBUNNEWS.COM - Video seorang perempuan bernama Kavella Syairena yang awalnya tolong anak tersesat malah berujung dituduh penculik, viral lewat media sosial.
Ela sapaan akrabnya membagikan sejumlah video terkait kejadian dirinya menemukan seorang anak tersesat di akun Instagram pribadinya @kavellasyairena.
Pada awal rekaman, tampak anak tersebut berlari-lari sambil membawa tas di Jalan Tanetea, Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Dari wajahnya, dia terlihat kebingungan entah mau pergi ke mana.
Belakangan terungkap, anak ini meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan orang tuanya.
Warga sekitar lantas bertanya di mana alamat rumahnya.
Ela kepada Tribunnews.com, Rabu (5/3/2026) bercerita, ia tergerak hati untuk memberikan pertolongan.
"Saya pun singgah menghampiri karena untuk anak seusia itu sangat bahaya berada di jalan raya sendirian."
"Orang-orang pun sudah mulai berkerumun, tapi diantara banyaknya orang, tidak ada satupun orang yang mengenali anak itu," ujarnya.
Baca juga: Seminggu Jelang Akad, Viral Calon Istri Dipergoki Check-in Hotel di BSD
Ela melanjutkan, tas yang dibawanya pas dicek ternyata berisi popok dan beberapa pasang pakaian.
Singkat cerita, Ela bersama warga lain membawa anak tersebut ke Polsek terdekat.
"Sesampai di Polsek, polisi di sana kemudian mengarahkan untuk membawa saja dulu anak itu pulang ke rumah saya dengan menyimpan nomor telepon dan alamat saya," lanjut Ela.
Lewat akun Instagram pribadinya juga, Ela membagikan video saat anak hilang itu asyik bermain dengan anak Ela.
Meski baru kenal, anak itu dan keluarga Ela tampak sudah akrab.
Dalam kesempatannya, Ela juga membantah tuduhan anak yang belakangan diketahui bernama Hafiz ada di rumahnya selama berjam-jam.
"Nak Hafiz berada di rumah kami cuma 50 menit. Termasuk waktu berbuka puasa dan sholat," tegasnya.
Tidak lama kemudian, Ela mendapat telpon dari polsek karena orang tua Hafiz sudah menunggu di kantor polisi.
Di luar dugaan, bukan ucapan terimakasih yang didapat, Ela malah diberi respons negatif dari keluarga Hafiz.
Bahkan, ibu kandungnya menatap tajam kepada Ela yang kemudian menjadi sorotan warganet.
"Saya pun membawanya ke Polsek, dan sesampai di sana saya belum turun dari motor sudah langsung ditunjuk-tunjuki sama mamanya sambil di marah-marahi, bukannya berterima kasih."
"Saya pun kaget, karena respon mamanya di luar ekspektasi," kata Ela.
Di momen itu, Ela sampai menangis karena syok disangka penculik.
Padahal dia hanya berniat baik untuk menolong dan membawa kembali Hafiz tanpa kekurangan apapun.
Aksi Ela pada akhirnya malah berbuntut panjang harus berurusan di kantor polisi di Mapolsek Bajeng di Jalan, Wira Pratama Cendekia No.42, Kalebajeng, Bajeng, Kabupaten Gowa.
Pihak berwajib melakukan mediasi guna menyelesaikan masalah.
Ela mengatakan, keluarga Hafiz sudah meminta maaf.
"Pihak keluarga mereka sudah meminta maaf dan berterimakasih."
"Dan pihak dari keluarga kami pun meminta maaf atas beredarnya video yang tidak mengenakkan buat mereka," tandas Ela.
(Tribunnews.com/Endra)