TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Fakfak, Papua Barat, siap melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 yang akan berlangsung pada 1 Mei hingga 31 Juli 2026.
Kepala BPS Fakfak, Parju Nasmoko, menjelaskan bahwa sensus ekonomi merupakan kegiatan rutin setiap 10 tahun sekali.
“Untuk tahun 2026 ini, Sensus Ekonomi dilaksanakan selama tiga bulan,” ujarnya di Fakfak, Rabu (4/3/2026).
Parju mengatakan bahwa saat ini BPS Fakfak tengah melakukan tahapan persiapan, termasuk sosialisasi kepada masyarakat.
“Sosialisasi kami lakukan melalui media sosial, media massa, maupun baliho agar masyarakat lebih memahami sebelum pelaksanaan,” kata Parju.
Ia menambahkan, sosialisasi akan terus digencarkan sejak Februari hingga April 2026, sebelum dilanjutkan dengan pelatihan petugas.
Baca juga: BPS Fakfak Buka Rekrutmen Calon Mitra Statistik 2026, Simak Syarat dan Tahapannya
Menurutnya, tujuan utama Sensus Ekonomi 2026 untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi ekonomi di Kabupaten Fakfak.
Data yang terkumpul nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan.
Ia juga menyebut tiga poin penting yang menjadi fokus sensus kali ini, yakni:
Parju menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.
Karena itu, ia mengimbau masyarakat Fakfak untuk berpartisipasi aktif.
“Harapannya, masyarakat bisa menerima petugas dengan terbuka dan memberikan jawaban yang konkret serta sebenar-benarnya, agar data yang diperoleh lebih akurat,” tuturnya.