TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI - Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Jambi diminta segera melakukan pembenahan.
Pembenahan itu terkait infrastruktur dapur dan kelengkapan pendukung lainnya, dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal tersebut disampaikan Kepala BGN Regional Jambi, Adityo Wirapranatha, pada Kamis (5/3/2026).
Hal itu sebagai bentuk komitmen untuk memperbaiki kualitas layanan.
“Di Provinsi Jambi memang masih banyak SPPG yang perlu berbenah. Dari BGN sendiri akan melakukan tindakan tegas untuk perbaikan infrastruktur dapur dan komponen-komponen lainnya,” katanya.
Adityo menjelaskan, proses penindakan dilakukan secara bertahap. Pasca BAP, pengelola dapur akan diberikan kesempatan untuk melakukan perbaikan, sebelum dikenakan sanksi lanjutan.
“Kemudian SP1 kalau tidak dilaksanakan perbaikan. Kalau masih tidak dilaksanakan lagi kita kasih SP2, SP3 sampai ke penutupan permanen,” jelasnya.
Menurutnya, langkah tegas tersebut merupakan tindak lanjut dari beberapa kejadian yang terjadi sebelumnya.
Sehingga, pengawasan terhadap SPPG, mitra, maupun yayasan diperketat.
“Dari beberapa kejadian belakangan ini kami dari provinsi juga menindak tegas seluruh kekurangan-kekurangan yang ada, baik di SPPG ataupun di mitra ataupun yayasan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para penerima manfaat, jika masih ditemukan menu makanan yang dinilai kurang maksimal.
“Kami juga sebelumnya minta maaf ke seluruh penerima manfaat kalau misalnya ada SPPG yang sekiranya masih memberikan menu-menu yang minimalis,” ucapnya.
Sementara itu, Adityo meminta masyarakat penerima manfaat untuk aktif menyampaikan keluhan langsung kepada pengelola dapur.
“Kami mohon juga penerima manfaat bisa menyampaikan ke SPPG-nya langsung terkait keluhan tersebut agar bisa langsung kami tegur dan memperbaiki,” imbaunya.
Dia menegaskan, pembenahan itu bagian dari komitmen pemerintah daerah, untuk memastikan program MBG berjalan optimal serta memberikan manfaat terbaik bagi masyarakat.
“Ini bagian dari komitmen kami di Provinsi Jambi untuk memberikan paket MBG terbaik kepada penerima manfaat,” tegasnya.
Hingga saat ini, tercatat sudah ada delapan dapur SPPG di Jambi yang menerima surat peringatan pertama (SP1).
“Untuk SP1 sudah ada delapan dapur. Saat ini belum ada yang sampai SP2, kita lihat perkembangan minggu depan,” Pungkasnya. (Tribun Jambi/Syrillus Krisdianto)
Baca juga: Daftar 43 SPPG Ditutup BGN Imbas Menu MBG Tak Layak, Jambi Masih Aman
Baca juga: Kepala SD Mengamuk Ada Jeruk Busuk dan Sekrup di MBG Siswa