TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan untuk terus bertransformasi menuju digitalisasi pelayanan publik guna mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Rico Waas menekankan pentingnya soliditas tim sebagai kunci keberhasilan sebuah instansi.
Ia mengingatkan, meskipun baru saja terjadi sejumlah pergantian pejabat di lingkungan Bapenda, hal itu merupakan bagian dari proses regenerasi.
“Ini baru saja ada banyak pergantian. Ini untuk regenerasi. Tapi setelah pergantian ini, saya maunya rekan-rekan Bapenda larinya kencang. Semangat, solid, kompak, kuat. Untuk siapa? Bukan hanya untuk Bapenda saja, bukan hanya untuk prestasinya Bapenda, bukan untuk Pemko Medan, tapi untuk masyarakat Kota Medan,” ujarnya, Kamis (5/3/2026)
Selain soal kekompakan, Rico Waas juga menyoroti pentingnya percepatan digitalisasi sistem pembayaran pajak daerah.
Ia mengaku terinspirasi dari sistem Cortex milik Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan yang telah menerapkan pembayaran pajak secara daring.
“Saya lihat tadi rekan-rekan dari Direktorat Jenderal Pajak sekarang bayar pajak itu sudah pakai Cortex, bayarnya sudah online. Saya minta juga Bapenda nanti ke depan bayarnya juga sudah online semuanya. Jadi semuanya clear, cepat, dan tepat sasaran,” katanya.
Menurutnya, penggunaan teknologi tidak hanya mempermudah wajib pajak dalam melakukan pembayaran, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk pengawasan, khususnya terhadap tempat-tempat usaha di Kota Medan.
“Gunakan teknologi sebaik-baiknya supaya fungsinya itu benar-benar tepat,” tegasnya.
Rico Waas mengimbau masyarakat Kota Medan agar membayar pajak tepat waktu. Ia menegaskan, pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan.
“Fungsinya untuk apa? Ya untuk pembangunan Kota Medan. Karena pembangunan ini tidak bisa sendirian, tapi kepada semuanya, kepada seluruh masyarakat yang ada di Kota Medan,” harapnya.
Kepala Bapenda Kota Medan M. Agha Novrian menyampaikan pertemuan rutin dilaksanakan setiap tahun.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan juga dirangkai dengan pisah sambut pejabat lama dan baru serta bakti sosial.
“Ada 1.050 paket sembako yang kita siapkan. Sore hari ini kami serahkan sebanyak 50 paket, dan sisanya kami bagikan melalui rekan-rekan PNS dan juga PPPK yang ada di Bapenda Kota Medan,” ujarnya.
Acara berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, diawali dengan penyerahan santunan kepada kaum dhuafa, tausiah, dan ditutup dengan buka puasa bersama.
(Dyk/Tribun-Medan.com)