Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah
TribunGayo.com, REDELONG - Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Masyarakat Bergerak (AMMB) menggeruduk kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bener Meriah, Kamis (5/3/2026).
Diketahui, aksi ini dipicu oleh dugaan praktik mark-up pengadaan bantuan daging meugang dari Presiden RI Prabowo Subianto yang diperuntukkan bagi korban banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Bener Meriah.
Dalam orasinya, salah satu demonstran, Sadra Munawar, mengecam sikap para anggota dewan yang dinilai pasif dan tidak responsif terhadap isu yang tengah berkembang di masyarakat.
Ia menuding Pemerintah Kabupaten Bener Meriah tidak transparan dalam proses penyaluran bantuan.
Hal itu mengingat warga terdampak bencana dikabarkan hanya menerima jatah daging berkisar antara dua hingga empat ons saja.
Sementara dalam aksinya, para pendemo juga membawa sejumlah poster bernada protes, diantaranya bertuliskan
"Tidak dibenarkan korupsi di Bener Meriah" dan "Pejabat itu bukan penguasa melainkan kacung rakyat."
Lalu usai menyampaikan tuntutan di luar gedung, massa kemudian diarahkan ke ruang sidang untuk melakukan audiensi dengan unsur pimpinan DPRK, anggota dewan, serta perwakilan Dinas Pertanian.
Dalam pertemuan tersebut, Koordinator AMMB, Rudi Sahara, mendesak pembentukan Panitia Khusus (Pansus) yang transparan dan melibatkan perwakilan masyarakat dalam pengawasan.
Massa juga menuntut agar hasil penyelidikan tersebut segera direkomendasikan kepada aparat penegak hukum, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), serta Inspektorat Aceh untuk diaudit secara menyeluruh.
Menanggapi aspirasi tersebut, pihak DPRK Bener Meriah menyatakan kesediaan mereka untuk menerima seluruh tuntutan massa.
Pertemuan itu diakhiri dengan penandatanganan dokumen kesepakatan antara perwakilan demonstran dan anggota legislatif.
Aksi yang berlangsung di bawah pengawalan ketat aparat keamanan tersebut berakhir tertib, dan massa membubarkan diri setelah poin-poin kesepakatan tercapai. (*)
Baca juga: Bantuan Meugang Rp4,55 M di Bener Meriah, Ada Warga Terdampak Hanya Dapat 4 Ons hingga 7 Ons
Baca juga: Kejari Aceh Tengah Panggil Reje Bukit Rata Soal Selisih 30 Kg Daging Meugang Banpres
Baca juga: Diduga Tak Sesuai Spek, Desa di Bebesen Terima Sapi Meugang Bantuan Prabowo Hanya 65 Kilogram