TRIBUNTRENDS.COM - Aktris Chiki Fawzi menunjukkan tekad kuat untuk kembali mengikuti misi kemanusiaan menuju Palestina meski situasi geopolitik dunia tengah memanas.
Di tengah konflik antara Amerika Serikat, Iran, dan Israel, putri musisi Ikang Fawzi itu tetap berencana bergabung dalam misi kemanusiaan lewat jalur laut bersama gerakan internasional Global Sumud Flotilla.
Chiki mengaku panggilan hatinya menjadi alasan utama di balik keputusan berisiko tersebut.
“Ya karena hati saya di sana,” ujar Chiki ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2026).
Menurutnya, keputusan tersebut bukan sekadar dorongan emosi. Ia merasa ada tanggung jawab kemanusiaan sekaligus keyakinan pribadi yang mendorongnya terlibat langsung.
Baca juga: Chiki Fawzi Bongkar Alasan Pilih Karier Sendiri, Tak Terpaku Nama Besar Ayahnya
“Kalau dari segi muslim, ini ada ujian akidah. Karena sebenarnya kita ada kewajiban untuk memperjuangkan Baitul Maqdis. Dari segi kemanusiaan, yang terjadi di sana sudah benar-benar bukan manusiawi,” ucapnya.
Chiki menilai persoalan Palestina memiliki banyak dimensi, mulai dari sisi kemanusiaan hingga aspek politik dan keagamaan. Hal itu membuatnya merasa terpanggil untuk ikut ambil bagian dalam perjuangan melalui misi internasional tersebut.
“Jadi ada banyak layer kalau kita berbicara tentang Palestina, Baitul Maqdis. Memang sebegitu banyak alasan saya untuk ikut berjuang lewat Global Sumud Flotilla ini,” katanya.
Meski sadar situasi di kawasan Timur Tengah sedang tidak stabil, Chiki tetap mempersiapkan diri dengan matang sebelum keberangkatan.
“Persiapan mental, fisik, dan juga melihat kondisi geopolitik global. Koordinasi itu yang paling penting,” jelasnya.
Baca juga: Sempat Dipanggil Kembali Jadi Petugas Haji 2026, Chiki Fawzi Umumkan Batal Lagi: Saya Bingung
Ini bukan kali pertama Chiki terlibat dalam misi kemanusiaan menuju Gaza. Pada September 2025 lalu, ia juga sempat mengikuti perjalanan serupa.
Saat itu, sebelum berangkat menuju Gaza, Chiki bersama relawan dari berbagai negara mengikuti pelatihan terlebih dahulu di Tunisia. Ia tercatat sebagai salah satu dari 33 relawan asal Indonesia dalam misi tersebut.
Namun perjalanan menuju Gaza kala itu harus dihentikan karena kondisi cuaca buruk yang membuat pelayaran dari pelabuhan Tunisia tidak bisa dilanjutkan.
Meski demikian, pengalaman tersebut mempertemukannya dengan banyak aktivis kemanusiaan dari berbagai negara.
Baca juga: Momen Chiki Fawzi Tiba-tiba Dicopot dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji, Sudah Diklat di Asrama
Keputusan Chiki untuk kembali mengikuti misi kemanusiaan sempat membuat sang ayah terkejut. Namun setelah memahami niat putrinya, keluarga akhirnya memberikan dukungan.
“Didukung sih. Khawatir pasti ada, orang tua lah, manusiawi. Pesannya cuma jaga diri, jaga iman,” tandasnya.
Chiki memastikan bahwa dalam rencana keberangkatan berikutnya, hanya dirinya yang akan ikut dalam misi tersebut.
“Aku saja sih, harus ada yang jaga Ayah,” katanya.
Rencananya, ia akan bergabung dalam misi kemanusiaan tersebut pada 12 April mendatang.
Banjarmasin Post | TribunTrends.com | Achmad Satrio