SURYAMALANG.COM, KABUPATEN MALANG - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang telah memetakan titik rawan kemacetan pada libur Hari Raya Idul Fitri 2026.
Kurang lebih ada titik rawan yang diprediksi mengalami peningkatan jumlah volume kendaraan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Eko Margianto, menyebutkan tiga titik rawan kemacetan itu, yakni di Malang Utara ada di Jalur Karanglo mengarah ke Kota Batu.
Kemudian, jalur menuju ke arah Bromo utamanya di area Wendit higa exit tol Pakis. Lalu di Malang selatan kemacetan diprediksi terjadi simpang empat Pantai Balekambang.
"Malang Raya ini merupakan tujuan wisata jadi kalau libur Lebaran, Natal, atau hari besar lainnya pasti kami terapkan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan itu," ujar Eko kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (5/3/2026).
Baca juga: Jelang Idul Fitri 2026, Pasokan Kebutuhan Pokok di Kabupaten Malang Dispastikan Aman
Dinas Perhubungan Kabupaten Malang tetap melakukan rapat koordinasi lintas sektoral dalam persiapan mudik Lebaran 2026.
Di antaranya, melibatkan Polres Malang, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) hingga perangkat darah terkait.
Pada rakor ini, membahas terkait penyiapan pos pengamanan (Pospam) hingga pos pelayanan (Posyan).
Dalam hal ini merupakan kewenangan dari Polres Malang. Selanjutnya total personel yang dikerahkan kurang lebih sebanyak 218 orang.
"Pospam dan posyan ini untuk mengantisipasi dan mengurai kemacetan seperti di wilayah Karanglo ke Batu, kemudian di selatan ada wilayah Talangagung sampal Slorok, dan di jlaur wisata pantai Malang Selatan," sambungnya.
Khusus untuk Jalan Gondanglegi-Balekambang karena masih dalam perbaikan, pihaknya akan mengantisipasi terjadinya kemacetan dengan memasang imbauan maupun petunjuk jalur alternatif.
Baca juga: Penjualan Tiket KA Lebaran 2026 Daop 8 Surabaya Tembus 261 Ribu, Tanggal 17-19 Maret Favorit Pemudik