Sosok Daryati, Tewas Kecelakaan Speedboat Wak Abu di Muara Telang Banyuasin, Guru yang Dikenal Baik
Slamet Teguh March 05, 2026 06:01 PM

 


TRIBUNSUMSEL.COM - Kecelakaan maut speedboat Haras Group atau Wak Abu Jalur 8 Telang mengakibatkan satu orang penumpang meninggal dunia di perairan Sungai Musi, tepatnya di Muara Jalur 8, Desa Upang Ceria, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumsel, pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Penumpang yang tewas bernama Dra. Daryati (55), warga RT 18 Dusun IV, Desa Telang Jaya, Kecamatan Muara Telang.

Daryati merupakan seorang guru Sekolah Dasar (SD) Negeri 18 Muara Telang.

Kepergian Daryati meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga dan mantan anak muridnya.

Salah satu mantan murid, Wulan, mengenang sosok Daryati dikenal guru yang baik dan ramah.

"Ibu Dar guru yang baik, tegas, disiplin, dan humoris," kata Wulan saat dihubungi Tribun Sumsel, Kamis (5/3/2026).

KECELAKAAN - Anggota dari Satpolair Polres Banyuasin saat melakukan olah tempat kejadian dan meminta keterangan terhadap pemilik dan serang serta kernet speedboat Haras Group yang tenggelam di perairan sungai Musi, Kamis (5/3/2026).
KECELAKAAN - Anggota dari Satpolair Polres Banyuasin saat melakukan olah tempat kejadian dan meminta keterangan terhadap pemilik dan serang serta kernet speedboat Haras Group yang tenggelam di perairan sungai Musi, Kamis (5/3/2026). (Dokumen/Polres Banyuasin)

Menurut Wulan, Daryati kini sudah pensiun sejak 4 tahun lalu.

"Sudah pensiun 4 tahun yang lalu kalau tidak salah," katanya.

Adapun diketahui kegiatan korban saat ini menjaga toko bangunan.

Sementara Eno, salah satu warga sekitar, juga mengatakan bahwa korban yang tewas guru SD yang pernah mengajarnya.

"Ada penumpang yang meninggal dan yang meninggal itu guru saya SD dahulu," kata Eno, seorang warga.

"Saya dapat kabar seperti ini: 'Innalillahi wainnailaihi rojiun. Telah meninggal dunia Bu Dar (Yadi Jbt 2) pagi jam 09.00. Insyaallah akan dimakamkan hari ini (Kecelakaan Speed Abu)', seperti itu infonya. Jadi, saya dapat kabar dari kawan-kawan sekolah dahulu dan juga meneruskan ke kawan sekolah juga," pungkasnya.

Dihantam Ombak

Kapolsek Muara Telang, Iptu Thomas Siswo, mengatakan, berdasarkan laporan kecelakaan, speedboat Haras Group ini diduga disebabkan ombak besar yang menerjang badan speedboat hingga akhirnya pecah dan tenggelam.

"Diduga saat speedboat penumpang Haras Group melintas, dihantam ombak yang besar, sehingga mengakibatkan speedboat tersebut pecah. Karena pecah itulah, membuat speedboat dan tenggelam," katanya.

Saat ini jenazah korban telah dimakamkan.

"Pihak keluarga yang ditinggalkan tampak sangat berduka atas kejadian yang menimpa almarhumah," jelas Kapolsek.

Dari Polsek Muara Telang, juga saat ini masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait identitas korban lainnya dan menghitung total kerugian materiil akibat tenggelamnya speedboat tersebut.

"Proses evakuasi speedboat yang tenggelam masih dalam penanganan pihak terkait. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap cuaca ekstrem dan gelombang tinggi saat beraktivitas di perairan," pungkasnya.

 

 

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.