Sempat Terdengar Dentuman Sebelum Atap SDN Margamulya Tasikmalaya Ambruk
Dedy Herdiana March 05, 2026 08:35 PM

 

Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 

TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Satu ruangan guru rusak berat usai atap bangunan SDN Margamulya tertimpa pohon Albasia akibat diterjang hujan disertai angin kencang, pada Rabu (5/3/2026).

Nampak kerusakan parah terlihat di seluruh ruangan guru yang biasanya digunakan untuk mengerjakan laporan mengajar. 

Meja kursi hingga arsip milik SDN Margamulya luluh lantah akibat terkena reruntuhan material genting dan atap yang ambruk.

Bahkan pada saat kejadian, ada empat orang di dalam ruangan sebelum atap bangunan ambruk hingga mengalami kerusakan parah.

Baca juga: Ruang Guru SDN Margamulya Kota Tasikmalaya Rusak Tertimpa Pohon Albasia

Para guru sempat mengira ada suara petir sebelum atap tersebut ambruk tertimpa pohon Albasia. Beruntung, mereka berhasil melarikan diri dan selamat dari reruntuhan material bangunan.

Salah seorang guru yang berada di ruang tersebut, Miftahul Arifin menjelaskan, bahwa kejadian itu terjadi sekira pukul 13.30 WIB, pada saat di sekolahnya mati lampu

Miftahul tidak mengira kalau hari Rabu itu menjadi peristiwa yang cukup membuat kaget para guru SDN Margamulya.

"Awalnya mati listrik dulu, kita lagi di sini sambil piket, tiba-tiba mati lampu, terus ada hujan, pak Dede langsung ngecek KWH," kata Miftahul.

Tak lama kemudian ia bersama guru lainnya Erna Ernawati dan Lia Yulian mendengar suara bunyi dentuman yang ia perkirakan itu adalah petir.

"Dengar suara keras gitu dari atas, kirain petir. Tak lama, material langsung berjatuhan, pertama menimpa kursi, dan kemudian reruntuhan genting berserakan kedalam ruangan," pungkasnya.

Namun, ia dan guru lainnya yang sedang duduk itu tidak menyadari material bangunan di ruangan tersebut terus berjatuhan.

"Tau-tau udah pada rusak, pas keluar dari ruangan dicek itu di dalam udah hancur. Alhamdulilah selamat, cuma ini di ruangan rusak semua," kata Miftahul.

Baca juga: Disdik Tasikmalaya Hitung Kerusakan Ruang Guru SDN Margamulya Usai Tertimpa Pohon

Senada dikatakan, Erna Ernawati guru kelas 4 SDN Margamulya mengungkapkan, bahwa kejadian atap ambruk sangat cepat karena kondisi hujan disertai angin.

"Kejadiannya cepat, karena saya sedang nulis laporan, eh ga tahunya langsung pada jatuh reruntuhan genting dan atap ke dalam ruangan," ucap Erna.

Erna menyebut, ketika kejadian memang sebelumnya tidak tahu kalau atap akan roboh karena mendadak sekali.

"Yang tahu pertama orang di depan, karena saya ngebleng dari situ. Kalau luka sih tidak, paling sakit badan doang kena pecahan genting," katanya. (*)

 



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.