TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Harga kebutuhan pokok masyarakat di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Cilacap mulai merangkak naik menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas cabai dan beberapa bahan dapur lain yang mengalami lonjakan dalam sepekan terakhir.
Berdasarkan pantauan di pasar, harga cabai rawit merah kini menembus kisaran Rp82 ribu hingga Rp85 ribu per kilogram atau naik dibanding sebelumnya di bawah Rp 80 ribu per kilogram.
Cabai merah keriting juga mengalami kenaikan dan saat ini dijual di kisaran Rp32 ribu hingga Rp34 ribu per kilogram.
Baca juga: Keluar Penjara, Botok dan Teguh AMPB Diarak Pendukungnya Hingga Sujud Syukur di Alun-Alun Pati
Baca juga: Pemprov Jateng Kaji Jatah THR Bagi 13 Ribu PPPK Paruh Waktu
Selain cabai, bawang putih terpantau berada di kisaran Rp30 ribu hingga Rp32 ribu per kilogram, sementara bawang merah berkisar Rp38 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram.
Sementara itu, harga beras premium masih berada di kisaran Rp14.500 per kilogram dan telur ayam ras di angka Rp30 ribu hingga Rp 31 ribu per kilogram.
Pedagang Pasar Kroya, Rafli, mengatakan kenaikan harga mulai terasa sejak awal Ramadan karena meningkatnya permintaan masyarakat.
“Sudah mulai naik terutama cabai rawit merah, sekarang tembus Rp85 ribu per kilo, biasanya masih di bawah itu,” ujar Rafli, Kamis (5/3/2026).
Rafli menyebut lonjakan harga dipicu tingginya kebutuhan warga untuk persiapan Lebaran serta pasokan dari daerah pemasok yang belum stabil.
“Kalau mendekati Lebaran biasanya permintaan makin tinggi, jadi harga ikut terdorong naik,” katanya.
Meski demikian, ia menilai daya beli masyarakat masih cukup baik meskipun warga mulai lebih selektif dalam berbelanja kebutuhan dapur.Rafli memperkirakan harga sejumlah komoditas berpotensi kembali naik apabila pasokan tidak bertambah menjelang puncak arus belanja Lebaran. (ray)