TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Para pedagang yang berjualan di Pasar Ramadan jangan menggunakan bahan berbahaya untuk takjil.
Adanya penggunaan atau konsumsi bahan berbahaya itu bisa berdampak untuk kesehatan.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho mengingatkan agar pedagang tidak menggunakan bahan berbahaya dalam makanan maupun minuman.
Bakal ada sanksi berat maupun hukuman pidana bagi oknum pedagang yang kedapatan menggunakan bahan berbahaya dalam takjil Pasar Ramadan.
"Kami mengingatkan agar tidak menggunakan bahan-bahan yang berbahaya untuk dikonsumsi," tegasnya kepada Tribunpekanbaru.com.
Dirinya menegaskan bahwa pemerintah kota bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru bakal mengawasi makanan dan minuman yang dijual di Pasar Ramadan.
Mereka terus melakukan pengawasan hingga akhir Ramadan 1447 H.
Baca juga: BBPOM Pekanbaru Kembali Periksa Sampel Takjil, Wako Pekanbaru Pastikan Takjil di Pasar Ramadan Aman
Agung mengaku sudah melihat langsung pengawasan BBPOM Pekanbaru di Pasar Ramadan di Jalan WR Soepratman.
Ia memastikan takjil berupa makanan dan minuman di Pasar Ramadan itu aman untuk konsumsi.
Apalagi Tim BBPOM Pekanbaru sudah memeriksa sekitar 15 sampel makanan dan minuman di Pasar Ramadan itu.
Ia mempersialhkan pelaku UMKM untuk berjualan di pasar tersebut.
"Alhamdulillah semuanya bebas dari bahan berbahaya seperti formalin atau boraks," paparnya.
Agung menambahkan bahwa warga yang mendapati makanan atau minuman dengan campuran bahan berbahaya bisa langsung melaporkan.
Mereka bisa melaporkan ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru serta BBPOM Pekanbaru.
( Tribunpekanbaru.com/ Fernando Sikumbang )