Mudik 2026 Tanpa Lubang: Bupati Aep Targetkan Jalur Karawang Mulus dan Terang H-5 Lebaran
Budi Sam Law Malau March 05, 2026 09:33 PM

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG – Kabar gembira bagi jutaan pemudik yang akan melintasi "Gerbang Jawa Barat", Kabupaten Karawang.

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, memberikan garansi bahwa seluruh ruas jalan rusak di wilayahnya akan rampung diperbaiki paling lambat pada H-5 Idulfitri 1447 Hijriah/2026.

Komitmen ini diambil untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para pengendara, mengingat Karawang merupakan titik krusial pertemuan arus mudik dari Jakarta menuju jalur Pantura maupun jalur alternatif.

Baca juga: Mudik Lebaran 2026, Pertamina Lubricants Tebar Cashback dan Diskon Oli hingga 25 Persen

Mitigasi Jalur 'Tengkorak' dan Alternatif

Bupati Aep menegaskan telah melakukan mitigasi menyeluruh terhadap titik-titik rawan, mulai dari jalan kabupaten hingga jalan nasional yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat.

Ia tidak ingin ada sejengkal pun lubang yang membahayakan nyawa pemudik, terutama bagi pengendara sepeda motor.

“Kami sudah mitigasi semua jalur yang bakal dilalui pemudik. Saya sudah perintahkan Dinas PUPR dan Bappeda untuk segera melakukan perbaikan. Target kami, H-5 Lebaran semua jalur mudik sudah bebas dari lubang,” ujar Aep tegas, Kamis (5/3/2026).

Fokus perbaikan mencakup jalur utama Pantura dan jalur alternatif populer, mulai dari Perempatan Johar (Karawang Timur) hingga Krasak (Cilamaya Wetan). Termasuk ruas Krasak hingga pertigaan Cikalong di Kecamatan Jatisari yang saat ini masih dipenuhi lubang lebar.

Penerangan Jalan Jadi Prioritas di Tengah Cuaca Ekstrem

Selain memuluskan aspal, Bupati Aep juga menyoroti aspek keselamatan saat malam hari.

Mengingat cuaca yang tidak menentu dan potensi hujan lebat, kondisi jalan yang gelap dinilai sangat berisiko memicu kecelakaan.

Pemkab Karawang kini tengah mengebut penambahan Lampu Penerang Jalan Umum (PJU) di rute-rute gelap, salah satunya sepanjang jalur Johar hingga Telagasari.

"Bukan hanya badan jalannya saja, lampu penerangannya juga sangat penting. Apalagi cuaca saat ini tidak menentu, sering hujan. Jalan licin ditambah gelap itu sangat berbahaya bagi pemudik bermotor," jelas Aep.

Langkah proaktif ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Karawang selama masa angkutan Lebaran 2026, sekaligus memberikan pengalaman mudik yang lebih manusiawi bagi masyarakat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.