Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
TribunGayo.com, KUTACANE - Harga komoditas kakao kering dan pinang di Kabupaten Aceh Tenggara dilaporkan mengalami kenaikan.
Baca juga: Jelang Lebaran Harga Kakao Anjlok di Gayo Lues, Petani Mengeluh
Harga kakao kering yang sebelumnya Rp32.000 per kilogram kini naik menjadi Rp35.000 per kilogram.
Sementara itu, harga pinang kering juga meningkat dari Rp11.000 menjadi Rp12.000 per kilogram.
Dengan demikian, harga kakao kering mengalami kenaikan sebesar Rp3.000 per kilogram, sedangkan pinang kering naik Rp1.000 per kilogram.
"Hari ini harga kakao kering dan pinang ditingkat petani di Aceh Tenggara dilaporkan naik. Seperti kakao kering sebelumnya Rp32.000 per kilogram menjadi Rp35.000 per kilogram.
Sementara pinang kering dari Rp11.000 per kilogram menjadi Rp12.000 per kilogram," ujar salah seorang tauke hasil bumi di Aceh Tenggara, Jati Indra Astuti kepada TribunGayo.com, Kamis (5/3/2026).
Baca juga: Harga Kakao di Aceh Tenggara Mulai Merangkak Naik, Kini Rp 32.000/Kg
Menurutnya, kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh pergerakan harga di pasar Sumatera Utara, khususnya di Medan.
Akibatnya, harga di tingkat petani juga ikut meningkat, yakni kakao kering naik Rp3.000 per kilogram dan pinang kering Rp1.000 per kilogram.
Sementara itu, seorang petani kakao di Desa Lawe Loning Aman, Kiki, mengatakan harga kakao kering mulai merangkak naik hingga mencapai Rp35.000 per kilogram.
"Kami berharap harga kakao kering terus naik di pasaran hingga melambung tinggi, karena saat ini cukup banyak kebutuhan bulan Suci Ramadan dan menghadapi Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.
Dan, juga kakao ini juga diharapkan harganya mahal, karena biaya perawatan juga besar seperti memupuknya dan juga merawat tanaman seperti pangkas dan menyemprot hama," jelas Kiki. (*)
Baca juga: Harga Kakao di Aceh Tenggara Merosot Tajam, Petani Menjerit Jelang Lebaran