SURYA.CO.ID, SURABAYA - Ratusan warga memadati Pasar Rakyat Ramadan EcoFest yang digelar Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura), Jawa Timur (Jatim), Kamis (5/3/2026).
Kegiatan ini, merupakan bagian dari rangkaian perayaan Milad ke-42 kampus tersebut.
Acara yang berlangsung di lingkungan kampus ini menghadirkan 54 tenant UMKM dari berbagai sektor.
Pasar Rakyat EcoFest menjadi ruang temu ekonomi kerakyatan antara sivitas akademika dan masyarakat sekitar. Konsep yang diusung adalah ramah lingkungan dengan semangat “Belanja Berkah dan Cinta Bumi”.
Seluruh elemen kampus mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa hingga masyarakat umum dilibatkan dalam acara ini.
Tujuannya adalah untuk mendukung penguatan ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku UMKM.
Dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa poin utama yang menjadi fokus kegiatan di lingkungan kampus Umsura, antara lain:
Rektor Umsura, Prof Dr Mundakir S.Kep., Ns., M.Kep. FISQua, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kampus memperluas manfaat kegiatan Ramadan.
“Biasanya kajian Ramadan hanya diikuti dosen dan tenaga kependidikan. Tahun ini kami melibatkan keluarga besar sivitas akademika dan masyarakat sekitar sehingga suasananya lebih meriah,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan EcoFest sendiri diawali dengan agenda Baitul Arqam bagi dosen dan tenaga kependidikan Umsura.
Dalam kesempatan tersebut, pimpinan kampus juga mengumumkan penghargaan bagi dosen dan tenaga kependidikan berprestasi. Penghargaan tersebut berupa hadiah tour luar negeri hingga ibadah umrah.
“Ini adalah agenda tahunan Umsura untuk memberangkatkan dosen dan tenaga kependidikan yang berprestasi. Tahun ini ada 10 dosen dan tendik yang mendapatkan kesempatan berangkat umrah,” kata Prof Mundakir.
Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan agenda ngabuburit di area Pasar Rakyat EcoFest.
Pengunjung juga disuguhi mini konser Ramadan dan kuis dengan berbagai doorprize menarik.
Selain itu, digelar pula family gathering bersama keluarga besar sivitas akademika untuk mempererat silaturahmi. Pada malam hari, rangkaian kegiatan ditutup dengan salat Tarawih berjamaah di Masjid Al Khoiry Umsura.
Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah Ramadan yang disampaikan oleh Prof Sukadiono. Ia merupakan Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan Kemenko PMK RI sekaligus Ketua PWM Jawa Timur.
Meski baru pertama kali digelar dan hanya berlangsung selama satu hari, antusiasme masyarakat dinilai sangat tinggi. Pihak kampus kini membuka kemungkinan untuk menjadikan Pasar Rakyat EcoFest sebagai agenda rutin.
“Melihat antusiasme masyarakat yang cukup besar, tidak menutup kemungkinan kegiatan ini akan menjadi agenda rutin,” pungkas Prof Mundakir.