Bocah 8 Tahun yang Tenggelam Ditemukan Meninggal di Sukoharjo, Dicari dengan Tiga Metode Berbeda
Ryantono Puji Santoso March 05, 2026 11:15 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Bocah 8 tahun yang tenggelam di saluran irigasi Desa Kenokorejo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (5/3/2026) sudah ditemukan. 

Korban adalah Saifulloh Yusuf Arfan (8). 

Dia dilaporkan hanyut saat bermain bersama temannya di aliran irigasi sekitar pukul 12.30 WIB.

Informasi kejadian diterima tim SAR sekitar pukul 13.00 WIB, dan operasi pencarian segera digelar.

Komandan Operasi Laka Air, Farid Alves (25), menjelaskan pihaknya menerapkan tiga metode pencarian berbeda untuk memaksimalkan hasil.

“Metode pertama menggunakan Satuan Reaksi Cepat (SRU) darat, yakni pemantauan dan penyisiran sepanjang bantaran sungai. Personel juga ditempatkan di titik saringan irigasi untuk mengantisipasi korban tersangkut,” jelas Farid, Kamis (5/3/2026).

Baca juga: Posisi Ditemukannya Bocah Tenggelam di Sukoharjo, Tersangkut di Area Saringan Air

Metode kedua dilakukan melalui SRU air dengan teknik body rafting atau penyisiran menggunakan alat pelampung.

Tim menyusuri aliran sungai searah arus untuk memperluas jangkauan pencarian.

“Kami menyisir seluruh aliran dengan alat pelampung untuk memastikan tidak ada titik yang terlewat, terutama di area dengan arus deras,” imbuh Farid.

Metode ketiga melibatkan tim selam karena beberapa titik sungai cukup dalam dan berpotensi menjadi lokasi tenggelamnya korban.

“Diduga ada titik kedung di saluran irigasi, sehingga tim selam diturunkan untuk mencari di bawah permukaan air,” terangnya.

Sebanyak 25–30 personel SAR gabungan diterjunkan, terdiri dari relawan, warga, dan tim penyelamat lainnya.

Arus deras dan air keruh menjadi tantangan tersendiri. 

Ditemukan 1,5 Meter dari Lokasi Awal

Upaya pencarian bocah 8 tahun yang tenggelam di saluran irigasi Desa Kenokorejo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, akhirnya membuahkan hasil.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (5/3/2026).

Korban ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB.

Komandan Operasi Laka Air, Farid Alves (25), mengatakan korban ditemukan sekitar 1,5 kilometer dari lokasi kejadian perkara (LKP).

“Korban ditemukan dengan jarak kurang lebih 1,5 kilometer dari LKP, tepatnya di jembatan saringan atau sifon wilayah Kemasan, Polokarto,” jelas Farid, Kamis (5/3/2026).

Korban atas nama Saifulloh Yusuf Arfan (8) ditemukan tersangkut di area saringan air (sifon).

Setelah dievakuasi oleh tim SAR gabungan, korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi.

Proses pencarian berlangsung kurang lebih satu jam 30 menit sejak tim menerima informasi dan melakukan penyisiran di sepanjang aliran irigasi.

“Pencarian dilakukan sekitar satu jam lebih 30 menit. Setelah ditemukan, jenazah langsung kami evakuasi dan dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka,” terangnya.

Operasi pencarian sebelumnya melibatkan sekitar 25 hingga 30 personel SAR gabungan dengan metode penyisiran darat, penyisiran air (body rafting), hingga penerjunan tim selam di beberapa titik kedung.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai.

PENCARIAN. Suasana pencarian Saifulloh Yusuf Arfan (8) di sungai irigasi Desa Kenokorejo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (5/3/2026) siang. Dia pamit setelah waktu Zuhur.
PENCARIAN. Suasana pencarian Saifulloh Yusuf Arfan (8) di sungai irigasi Desa Kenokorejo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (5/3/2026) siang. Dia pamit setelah waktu Zuhur. (TribunSolo.com/Anang Maruf Bagus Yuniar)

Pamit Usai Zuhur

Peristiwa tenggelamnya bocah 8 tahun di Sungai Irigasi Desa Kenokorejo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (5/3/2026), terjadi begitu cepat.

Korban diketahui bernama Saifulloh Yusuf Arfan (8).

Berdasarkan keterangan warga sekaligus orang tua saksi, Saiman, kejadian bermula usai salat Zuhur sekitar pukul 12.30 WIB.

Saat itu, anaknya, Ichwan, berpamitan untuk bermain.

“Anak saya tidak pamit mau ke sungai, hanya pamit main saja sekitar pukul 12.30 WIB,” ujar Saiman, Kamis (5/3/2026).

Tak lama setelah itu, Ichwan dan korban diketahui bermain di sekitar aliran sungai irigasi yang berada tak jauh dari permukiman warga.

Namun, sekitar 15 menit kemudian, situasi berubah menjadi kepanikan.

Suasana pencarian Saifulloh Yusuf Arfan belum ketemu
PENCARIAN. Suasana pencarian Saifulloh Yusuf Arfan (8) di sungai irigasi Desa Kenokorejo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (5/3/2026) siang. Dia pamit setelah waktu Zuhur.

Diduga Korban Tak Bisa Berenang

Menurut cerita Ichwan kepada ayahnya, korban tiba-tiba tenggelam saat berada di aliran sungai.

Diduga korban tidak bisa berenang dan tak mampu melawan derasnya arus air.

“Korban sempat berteriak minta tolong,” ungkap Saiman.

Mendengar teriakan tersebut, Ichwan berusaha memberikan pertolongan.

Namun, karena kondisi air yang deras dan cukup dalam, ia tidak mampu menjangkau korban.

“Anak saya sempat mau menolong, tapi karena air deras dan dalam, akhirnya dia naik ke atas untuk minta tolong warga,” jelasnya.

Baca juga: Detik-detik Bocah 8 Tahun Tenggelam di Irigasi Kenokorejo Sukoharjo, Sempat Teriak Minta Tolong

Setelah itu, Ichwan berlari memberi tahu orang tuanya dan warga sekitar.

Mendapat kabar tersebut, Saiman langsung menuju lokasi kejadian.

“Selang sekitar 15 menit, saya menerima informasi dari anak saya dan langsung ke lokasi,” katanya.

Namun, saat warga berdatangan, korban sudah tidak terlihat di permukaan air.

Warga pun berupaya melakukan pencarian di sepanjang aliran irigasi. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.