Perang Memasuki Fase Kedua, Israel Targetkan Situs Rudal Iran Jauh di Bawah Tanah
Laporan itu menjelaskan kalau fase kedua perang ini mencakup aktivitas militer Israel untuk menargetkan situs rudal Iran yang terkubur jauh di bawah tanah.
Baca juga: Dokumen Pentagon: Operasi Militer AS-Israel ke Iran Berlangsung 100 Hari, Bisa Sampai September
Tentara Israel pada Kamis (5/3/2026) mengumumkan dimulainya gelombang baru serangan skala besar terhadap Iran, sementara beberapa ledakan terdengar di Teheran dan pinggiran baratnya.
Militer Israel mengatakan telah "memulai gelombang serangan besar-besaran terhadap infrastruktur rezim Iran di Teheran."
Beberapa ledakan terdengar pada Kamis pagi di Teheran dan pinggiran baratnya, menurut media lokal, setelah Israel mengumumkan serangkaian serangan baru terhadap ibu kota Iran.
Ledakan-ledakan itu terjadi setelah Iran meluncurkan gelombang rudal baru ke arah Israel pada Kamis pagi.
Israel dan Amerika Serikat telah melancarkan serangan udara ke Iran sejak Sabtu, yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.
Sejak itu, Teheran membalas dengan menyerang Israel dan negara-negara di kawasan itu dengan rudal dan drone.
Iran telah menerapkan blokade maritim terhadap lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz, dan telah menargetkan kapal tanker minyak yang mencoba melewatinya.
Pada hari Minggu, Hizbullah meluncurkan beberapa roket dari Lebanon yang menargetkan Israel utara sebagai tanggapan atas pembunuhan Khamenei, menyeret Lebanon ke dalam perang terbuka dengan Israel, yang melakukan serangan dahsyat di Lebanon selatan dan pinggiran selatan Beirut.
(oln/khbrn/rtrs/*)