Gempa Guncang Sumbawa NTB Pagi Ini Magnitudo 3,5, Cek Info Terkini BMKG
Heriani AM March 06, 2026 06:19 AM

TRIBUNKALTIM.CO - Gempa bumi dengan magnitudo kecil mengguncang wilayah Timur Laut Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, pada Jumat (6/3/2026) dini hari.

Informasi ini disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui laporan gempa terbaru yang dirilis secara cepat.

Dalam laporan tersebut, gempa bumi berkekuatan Magnitudo 2,2 terjadi pada pukul 03.43 WIB. Episentrum atau titik pusat gempa tercatat berada pada koordinat 8,21 Lintang Selatan (LS) dan 117,73 Bujur Timur (BT).

Pusat gempa berada sekitar 46 kilometer timur laut wilayah Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, dengan kedalaman 10 kilometer di bawah permukaan bumi.

Baca juga: Gempa Guncang Malang Jawa Timur Pagi Ini Magnitudo 3,5, Cek Info Terkini BMKG

Secara ilmiah, episentrum merupakan titik di permukaan bumi yang berada tepat di atas pusat gempa di dalam bumi. Sementara kedalaman gempa menunjukkan jarak sumber gempa dari permukaan bumi yang dapat memengaruhi kekuatan getaran yang dirasakan di daratan.

Meski terjadi pada kedalaman yang relatif dangkal, gempa dengan magnitudo 2,2 tergolong gempa kecil sehingga biasanya tidak menimbulkan kerusakan dan sering kali tidak dirasakan oleh masyarakat.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, informasi awal gempa yang dirilis melalui sistem pemantauan otomatis mengutamakan kecepatan penyampaian data kepada publik.

Karena itu, data yang disampaikan masih bersifat sementara dan dapat berubah setelah proses analisis lebih lanjut dilakukan oleh para ahli seismologi.

BMKG juga menyampaikan disclaimer bahwa hasil pengolahan data gempa pada tahap awal belum sepenuhnya stabil.

Baca juga: Gempa Hari Ini Magnitudo 2,3 Guncang Polewali Mandar, Ini Info BMKG Terbaru

Pembaruan informasi dapat terjadi seiring dengan kelengkapan data yang diterima dari jaringan sensor gempa.

Sebagai informasi, wilayah Nusa Tenggara Barat termasuk kawasan yang rawan aktivitas seismik karena berada di jalur pertemuan beberapa lempeng tektonik aktif di Indonesia.

Pertemuan lempeng tersebut kerap memicu aktivitas gempa bumi, baik gempa kecil yang tidak terasa maupun gempa yang memiliki potensi dirasakan oleh masyarakat.

Masyarakat diimbau tetap tenang serta mengikuti informasi resmi yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika untuk mengetahui perkembangan terbaru terkait aktivitas gempa bumi di wilayah Indonesia. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.