Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sigi Data Situs dan Tradisi Desa, Temukan Dugaan Objek Cagar Budaya
Regina Goldie March 06, 2026 06:23 AM

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata 

TRIBUNPALU,COM, SIGI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sigi melalui Bidang Kebudayaan terus melakukan pendataan situs serta tradisi yang ada di desa-desa sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan budaya daerah,.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan diskusi terkait rencana pelaksanaan program budaya di Desa Binangga. 

Selain itu, tim Bidang Kebudayaan bersama tokoh masyarakat dan juru pelihara juga mengunjungi makam Pua Tadalemba untuk melihat langsung salah satu situs yang memiliki nilai sejarah bagi masyarakat setempat.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sigi, Nawir, mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih terus melakukan pendataan di sejumlah wilayah.

Dari kegiatan tersebut, tim menemukan beberapa objek yang diduga memiliki nilai sebagai objek cagar budaya, Jumat (6/3/2026).

Baca juga: Komnas HAM Sulteng Soroti Aktivitas Tambang di Kawasan TNLL, Desak Gakkum KLHK dan APH Tegas

“Oh iya, kami masih sementara melakukan pendataan dan ada beberapa temuan baru,” ujar Nawir.

Ia menjelaskan, salah satu objek yang diduga sebagai cagar budaya ditemukan di Desa Balumpeva, Kecamatan Dolo Barat. Selain itu, di Desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi, juru pelihara juga menemukan objek yang memiliki potensi sebagai situs budaya.

Sementara itu, temuan lainnya berada di Desa Tongoa, Kecamatan Palolo. Di lokasi tersebut terdapat sebuah pohon yang oleh masyarakat setempat diyakini memiliki nilai sejarah dan berkaitan dengan tradisi lokal.

Pendataan ini diharapkan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam melakukan pelindungan, pengembangan, serta pemanfaatan situs dan tradisi budaya yang ada di Kabupaten Sigi agar tetap terjaga dan dikenal oleh generasi mendatang.

Tim dari Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sigi bersama tokoh masyarakat dan juru pelihara berdiri di sebuah area terbuka yang dikelilingi vegetasi hijau. 

1a8eaae8-e4ee-4157-a13d-59c1d14e0a83.jpegasasa
Tim Bidang Kebudayaan bersama tokoh masyarakat dan juru pelihara juga mengunjungi makam Pua Tadalemba untuk melihat langsung salah satu situs yang memiliki nilai sejarah bagi masyarakat setempat. (Handover)

Di tengah lokasi terdapat sebuah batu besar berbentuk cekung menyerupai lesung yang tertanam di tanah. Tim terlihat memberikan pose jempol sebagai bentuk apresiasi atas temuan tersebut. Salah satu anggota tim mengenakan seragam dinas dengan atribut bendera Indonesia di lengan kiri.

Kepala Bidang Kebudayaan, Nawir, terlihat berjongkok di samping sebuah batu datar berukuran besar yang memiliki lubang silinder di bagian atasnya yang diduga sebagai lumpang batu. 

Dokumentasi diambil menggunakan aplikasi GPS Map Camera yang mencantumkan koordinat lokasi di Balumpeva, Kabupaten Sigi, pada Kamis, 5 Maret 2026.

Baca juga: Bersama DSLNG, Pemuda Babang Buyangge Ubah Ancaman Lingkungan Jadi Harapan Baru

Area sekitar tampak berupa semak belukar yang telah dibersihkan untuk memperlihatkan objek secara jelas.

Detail salah satu objek batu cekung yang diduga sebagai peninggalan purbakala. Batu tersebut memiliki lubang berbentuk lingkaran yang terisi sedikit air hujan. Permukaan batu tampak kasar, berpori.

Serta ditumbuhi lumut yang menandakan usianya sangat tua. 

Objek ini berada di bawah pohon besar dan dikelilingi kerikil serta dedaunan kering, menyatu dengan kondisi alam di sekitarnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.