Waktu Doa Mustajab Hari Jumat 16 Ramadhan 1447 H, 2 Tata Cara Berdoa Agar Diterima
Madrosid March 06, 2026 06:32 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Hari Jumat 6 Maret 2026 ini memasuki hari 16 Ramadhan 1447 Hijriyah.

Merupakan momen terbaik dalam hari terbaik serta bulan terbaik menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah dengan keutamaan luar biasa.

Terutama dalam menjalani Ramadhan tahun 2026 ini, kesempatan baik untuk mengamalkan amalan terbaik pula.

Terdapat sejumlah amalan yang akan dilipatgandakan jika dikerjakan di hari Jumat apalagi di bulan Ramadhan.

Serta menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk meningkatkan amalan doa, sebab doa-doa pada momen Jumat di Bulan Ramadhan merupakan doa yang mustajab (tidak ditolak).

Ada doa yang dianjurkan untuk dipanjatkan selama hari Jumat.

Baca juga: Niat Mandi Hari Jumat Bulan Ramadhan, Bacaan Arab dan Latin Lengkap Artinya

Maka dari itu, pastikan untuk memanfaatkan Hari Jumat di Bulan Ramadhan ini sebagai waktu untuk berdoa.

Ada waktu-waktu di hari Jumat untuk berdoa yang bisa dilaksanakan langsung di jam-jam tertentu pula.

Doa di hari Jumat terbaik bisa dipanjatkan sejak pagi hari hingga sore hari jelang magrib.

Namun pastikan dalam berdoa bisa melaksanakan sesuai dengan tata cara terbaik pula sesuai syariat.

Tata Cara Berdoa

  • Dalam kondisi terbaik kondisi bersuci memiliki Wudhu
  • Diawali dengan doa ta'awud.

Daftar Doa Terbaik Sesuai Waktunya

1. Waktu di Antara 2 Khutbah

Diantara 2 khutbah ini memiliki keutamaan kemustajaban doa yang dipanjatkan berpotensi akan langsung dikabulkan Allah SWT.

“عَنْ أَبِي بُرْدَةَ بْنِ أَبِي مُوسَى الأَشْعَرِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: أنَّ عَبْدَ اللهِ بْنُ عُمَرَ قَالَ لَهُ: أَسَمِعْتَ أَبَاكَ يُحَدِّثُ عَنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي شَأْنِ سَاعَةِ الْجُمُعَةِ ؟ قَالَ : قُلْتُ نَعَمْ. سَمِعْتُهُ يَقُولُ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: هِيَ مَا بَيْنَ أَنْ يَجْلِسَ الإِمَامُ إِلَى أَنْ تُقْضَى الصَّلاَةُ.”

Dari Abu Burdah bin Abi Musa al-Asy’ari Radhiyallahu anhu bahwa ‘Abdullah bin ‘Umar Radhiyallahu anhuma berkata padanya, “Apakah engkau telah mendengar ayahmu meriwayatkan hadits dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sehubungan dengan waktu ijaabah pada hari Jum’at?”Lalu Abu Burdah mengatakan, ‘Aku menjawab, ‘Ya, aku mendengar ayahku mengatakan bahwa, ‘Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Yaitu waktu antara duduknya imam sampai shalat dilaksanakan.’”(HR Muslim).

Makanya pada saat khutbah jangan sampai kita tertidur sempatkanlah berdoa di saat khutbah kedua saat pembacaan sholawat oleh bilal dilakukan.

Waktunya sangat singkat jangan sampai kelewatan.

2. Satu Jam Sebelum Sholat Magrib

Waktu doa mustajab hari Jumat lainnya setelah sholat ashar ini yang paling kuat karena didukung sejumlah hadits.  Hadits pertama diriwayatkan Imam Ahmad. Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّ فِي الْجُمُعَةِ سَاعَةً لَا يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ فِيهَا خَيْرًا إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ وَهِيَ بَعْدَ الْعَصْرِ

Artinya: Pada hari Jumat terdapat suatu waktu, dimana jika ada seorang hamba muslim yang memanjatkan doa kepada Allah bertepatan dengan waktu tersebut, Allah akan memberi apa yang dia minta. Waktu itu adalah seteah Ashar. (HR. Ahmad).

Hadits kedua diriwayatkan Abu Dawud

يَوْمُ الْجُمُعَةِ اثْنَتَا عَشْرَةَ سَاعَةً، لَا يُوجَدُ فِيهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللَّهَ شَيْئًا إِلَّا آتَاهُ إِيَّاهُ فَالْتَمِسُوهَا آخِرَ سَاعَةٍ بَعْدَ الْعَصْرِ

Doa Yang Bisa Dipanjatkan

1. Doa Minta Perlindungan

فَلَكَ الْحَمْدُ مُتَوَاتِرًا مُتَّسِقًا وَ مُتَوَالِيًا مُسْتَوْسِقًا, وَ صَلَوَاتُهُ عَلَى رَسُولِهِ أَبَدًا وَ سَلاَمُهُ دَائِمًا سَرْمَدًا. اللَّهُمَّ اجْعَلْ أَوَّلَ يَوْمِي هَذَا صَلاَحًا, وَ أَوْسَطَهُ فَلاَحًا, وَ آخِرَهُ نَجَاحًا. وَ أَعُوذُ بِكَ مِنْ يَوْمٍ أَوَّلُهُ فَزَعٌ, وَ أَوْسَطُهُ جَزَعٌ, وَ آخِرَهُ وَجَعٌ

Falakal hamdu mutawatiran muttasiqan wa mutawaliyan mustausiqa, wa shalawatuhu ‘ala rasulihi abadan wa salamuhu da`iman sarmada. Allahummaj‘al awwala yaumi hadza shalaha, wa ausathahu falaha, wa ãkhirahu najaha, wa a‘udzu bika min yaumin awwaluhu faza‘, wa ausathahu jaza‘, wa ãkhiruhu waja‘.

Artinya: “Ya Allah jadikanlah permulaan hariku kemaslahatan, pertengahannya keberhasilan dan akhirnya keberuntungan. Dan aku berlindung kepada-Mu dari hari yang awwalnya ketakutan, pertengahannya kegelisahan dan akhirnya kesakitan.”

2. Doa Pagi dan Sore

اَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ

Allahumma bika ashbahna, wa bika amsaina, wa bika nahya, wa bika namutu, wa ilaikan nusyuru.

Artinya: "Ya Allah, dengan-Mu aku berpagi hari, dengan-Mu aku bersore hari, dengan-Mu kami hidup, dengan-Mu kami mati. Hanya kepada-Mu (kami) kembali," (HR Abu Dawud, At-Turmudzi, Ibnu Majah, dan lainnya).

3. Doa agar dimudahkan rezekinya

اللَّهُمَّ إِنِّي أَصْبَحْتُ أُشْهِدُكَ وَأُشْهِدُ حَمَلَةَ عَرْشِكَ وَمَلَائِكَتَكَ وَجَمِيعَ خَلْقِكَ أَنَّكَ أَنْتَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُكَ وَرَسُولُكَ

"Allahumma inni ashbathu usyhiduka wa usyhidu hamalata 'arsyika wa malaikatika wa jami'a khalqika annaka antallahu la ilaha illa anta wa anna Muhammadan 'abduka wa rasuluka."

Artinya: "Ya Allah, aku telah berpagi, aku persaksikan Engkau, dan aku persaksikan kandungan 'arys-Mu, malaikat-malaikat-Mu serta seluruh makhluk-Mu bahwa Engkau adalah Allah, tiada tuhan selain-Mu dan sesungguhnya Muhammad adalah hamba-Mu dan Rasul-Mu. (HR. Abu Daud, Sunan Abi Dawud, Kitab Al-Adab, Bab Ma Yaqulu Idza Ashbaha,

Doa ini bisa dibaca seusai sholat shubuh atau sholat Dhuha.

4. Doa Minta Keberkahan Rezeki

اَللهُمَّ اِنِّىْ اَسْأَلُكَ اَنْ تَرْزُقَنِىْ رِزْقًا حَلاَلاً وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعَبٍ وَلاَمَشَقَّةٍ وَلاَضَيْرٍ وَلاَنَصَبٍ اِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيْرٌ

"Allahumma inii as'aluka antarzuqnii rizqan halaalan waasi'an thayyiban min ghairi ta'abin walaa musyaqqotin walaa dhairin walaa nashabin innaka'alaa kulli syai'in qadiir".

Artinya: "Ya Allah, aku minta kepada-Mu akan pemberian rezeki yang halal, luas, baik tanpa repot dan kemelaratan dan tanpa keberatan dan sesungguhnya Engkau maha atas segala sesuatu."

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.