BOLASPORT.COM - Alwi Farhan tak bisa menyembunyikan rasa senangnya usai memastikan diri melaju ke babak perempat final turnamen bergengsi All England Open 2026.
Asa tunggal putra Indonesia kini sepenuhnya akan bertumpu kepada Alwi Farhan yang berhasil tampil optimal pada babak kedua All England Open 2026, Kamis (5/3/2026).
Bertempat di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, pemain peringkat ke-14 dunia itu menghadapi lawan yang tidak mudah asal Taiwan yaitu Chou Tien Chen.
Menghadapi tunggal putra yang memiliki reputasi sebagai musuh tersulit Jonatan Christie tersebut, Alwi mampu mengatasi tekanan yang ada untuk menang 21-13, 21-19.
Hasil manis yang didapatkan dari pertandingan bertempo 54 menit ini memastikan langkah Alwi melaju ke babak perempat final turnamen BWF Super 1000 tersebut.
Usai pertandingan, ungkapan syukur langsung diucapkan pemain berusia 20 tahun tersebut
"Alhamdulillah, waktu Tuhan pasti yang terbaik," kata Alwi, melalui siaran PBSI yang diterima BolaSport.com.
"Terima kasih ya Allah, saya berada di sini bukan karena diri saya, tapi karena Tuhan saya, jadi tidak lupa mengucap puji syukur sebaik-baiknya," tuturnya menambahkan.
Lebih lanjut, Alwi menuturkan pendekatan mainnya tidak jauh berbeda dengan apa yang dia tunjukkan ketika berjumpa pada Australian Open 2025.
Pada saat itu, kekalahan harus didapatkan Alwi dari Chou usai berjuang selama tiga gim.
Kini, Alwi pun akhirnya berhasil pecah telur di mana dia sudah meraih 1 kemenangan dari total 3 pertemuannya menghadapi Chou.
Tak ingin mengulang kesalahan itu, Alwi tampil lebih garang dengan tekadnya untuk melampaui batasan-batasan dalam dirinya sehingga mampu meraih kemenangan.
"Sebenarnya tidak jauh berbeda dari waktu bertemu di Australian Open 2025," kata Alwi.
"Tapi memang pertemuan kali ini saya mencoba lebih melawan diri saya, lebih melawan rasa ragu-ragu, melawan rasa trauma yang ada di dalam diri saya."
"Itu yang bisa membuat saya memenangkan pertandingan," tuturnya menambahkan.
Dalam kesempatan yang sama, Alwi menyebut bahwa unggulan ketujuh pada All England Open 2026 itu merupakan pemain yang unik dengan karakter dan strateginya di lapangan.
"Chou Tien Chen itu pemain yang unik menurut saya," kata Alwi.
"Ketika banyak orang yang memperhatikan, semakin keluar permainannya jadi tadi saya mencoba lebih meredam, mencoba lebih menenangkan situasi."
"Ya kurang lebihnya kayak singa jangan dibangunin saja sih, saya bermain lebih dalam hawa yang tidak terlalu tinggi tapi saya tetap memegang fokus permainan," imbuhnya.
Untuk laga perempat final, Alwi dipastikan berjumpa andalan Thailand Kunlavut Vitidsarn yang tentu tidak akan mudah untuk mengalahkannya.
Tak ingin terbebani apa pun, Alwi ingin fokus sepenuhnya untuk memberikan permainan terbaik untuk terus melaju di ajang bulu tangkis tertua di dunia ini.
"Besok bertemu Kunlavut, bisa revans lagi mungkin, kita tidak pernah tahu," kata Alwi.
"Saya akan memberikan yang terbaik tapi sekarang mau reset pikiran dan fokus dulu, besok baru digas lagi," tuturnya menambahkan.