TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Astra Motor Papua kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Papua melalui keterlibatan aktif dalam pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) siswa Kelas XII di SMK Negeri 3 Jayapura.
Sekolah tersebut merupakan salah satu SMK Mitra Binaan dari PT Astra Honda Motor (AHM) dalam pengembangan program vokasi jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM).
Pelaksanaan UKK berlangsung selama enam hari, mulai tanggal 24 Februari hingga 3 Maret 2026, bertempat di ruang praktik Jurusan Teknik Sepeda Motor SMK Negeri 3 Jayapura.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa Kelas XII jurusan TSM sebagai bagian dari evaluasi akhir kompetensi sebelum dinyatakan lulus dan siap memasuki dunia kerja.
Baca juga: PT. Donging Parabhawa Bangun Rumah Layak Huni untuk Warga Merauke
Dalam kegiatan ini, Astra Motor Papua mengirimkan tiga asesor kompetensi dari tim teknikal dan servis untuk terlibat langsung dalam proses pengujian. Kehadiran asesor industri bertujuan untuk memastikan standar penilaian selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, khususnya standar layanan dan teknis yang diterapkan di jaringan bengkel resmi Honda (AHASS).
Selama pelaksanaan UKK, siswa diuji pada berbagai aspek, mulai dari pemeriksaan dan perawatan berkala, diagnosa kerusakan, sistem PGM-FI, hingga praktik prosedur kerja sesuai standar operasional Honda.
Tidak hanya keterampilan teknis, aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), ketelitian, serta sikap profesional juga menjadi indikator penting dalam proses penilaian.
Baca juga: Pagi Cerah di Mimika: Simak Daftar 10 Distrik yang Berpotensi Hujan Hari Ini
Vocational Manager Astra Motor Papua, Randy Maulana Yusuf menyampaikan bahwa keterlibatan pada UKK merupakan bagian dari tanggung jawab industri dalam mendukung peningkatan mutu lulusan SMK.
“Kami tidak hanya hadir sebagai penguji, tetapi juga sebagai mitra pembinaan. Melalui UKK ini kami ingin memastikan bahwa kompetensi siswa benar-benar sesuai dengan standar industri Honda. Harapannya, setelah lulus mereka sudah memiliki mental kerja, disiplin, dan keterampilan yang siap diterapkan di jaringan AHASS maupun dunia kerja lainnya,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi berkelanjutan antara Astra Motor Papua dan SMK mitra binaan merupakan bentuk nyata implementasi link and match antara dunia pendidikan dan industri, sehingga lulusan tidak hanya kuat secara teori tetapi juga matang secara praktik.
Baca juga: Fakta Kawasan Kumuh Jadi Prioritas Utama, Gubernur Papua Rombak Strategi Pembangunan 2025-2029
Sementara itu, pihak sekolah melalui Kepala SMK Negeri 3 Jayapura Yuliana Ansanai,.S.Pd menyampaikan apresiasi atas dukungan konsisten Astra Motor Papua dalam setiap program pembinaan.
“Kami sangat berterima kasih atas keterlibatan Astra Motor Papua, khususnya dalam pelaksanaan UKK ini. Kehadiran asesor dari industri memberikan motivasi tersendiri bagi siswa karena mereka dinilai langsung oleh praktisi profesional. Ini menjadi pengalaman berharga sekaligus tolok ukur kesiapan mereka memasuki dunia kerja,” ungkapnya.
Menurutnya, sinergi yang terjalin selama ini tidak hanya terbatas pada UKK, tetapi juga mencakup penyelarasan kurikulum, peningkatan kompetensi guru, serta dukungan standarisasi laboratorium praktik.
Melalui kegiatan ini, Astra Motor Papua berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak lulusan SMK yang kompeten, berdaya saing, serta mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi sepeda motor Honda yang semakin maju. Komitmen ini sejalan dengan semangat Sinergi Bagi Negeri dalam mendukung penguatan pendidikan vokasi di Indonesia, khususnya di Papua.(*)