Jatim Terpopuler: Bupati Tuban Ganti Mobil Dinas - Pesanan Gula Kelapa Blitar sampai Hong Kong
Arie Noer Rachmawati March 06, 2026 11:14 AM

Pesanan mengalir hingga Hong Kong.

Berikutnya keracunan massal menimpa puluhan santri di Pondok Pesantren Sholawat Darut Taubah, Dusun Betek Selatan, Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Kamis (5/3/2026) malam.

Terakhir pengadaan mobil dinas baru untuk pejabat daerah di Tuban Jawa Timur sedang menjadi sorotan tajam.

Bupati Tuban dan Wakil Bupati Tuban mengganti mobil dinas baru yang lebih mewah dari kendaraan sebelumnya.

Baca juga: Jatim Terpopuler: Batu Raksasa Tutup Jalan Nasional Trenggalek-Ponorogo hingga Aturan Mobil Dinas

Produsen Gula Kelapa di Blitar Kebanjiran Pesanan Jelang Lebaran

Produsen gula kelapa di Kabupaten Blitar kebanjiran pesanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.

Permintaan yang meningkat membuat produksi gula kelapa naik signifikan dibanding hari biasa.

Salah satu produsen gula kelapa, Sulis Imroah (56), mengatakan pada momen menjelang Lebaran produksinya bisa mencapai 400 hingga 500 kilogram per hari.

"Menjelang Hari Raya, pesanan banyak. Tiap hari, kami dapat produksi 400-500 kilogram gula kelapa. Hari biasa, produksinya rata-rata 300 kilogram per hari," kata Sulis saat ditemui di rumahnya Desa Gledug, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, Rabu (4/3/2026).

Saat itu, sejumlah pekerja mayoritas perempuan sedang sibuk memproduksi gula kelapa di bagian belakang rumah Sulis, panggilan Sulis Imroah.

Sambil duduk berhadap-hadapan, beberapa pekerja terlihat cekatan mencetak gula kelapa. Dua pekerja lainnya tampak merebus air nira kelapa di dapur.

Produksi gula kelapa di tempat Sulis masih konvensional. Ia menggunakan tungku kayu untuk merebus air nira sebagai bahan dasar gula kelapa.

Sedang satu pekerja lagi sibuk mengemas gula kelapa yang sudah jadi di dalam rumah Sulis.

Sulis biasanya juga ikut membantu dan mengawasi proses merebus air nira kelapa di dapur. 

Di momen puasa, para pekerja mulai memproduksi gula kelapa pukul 05.00 WIB dan pulang pukul 15.00 WIB. 

"Bahan baku gula kelapa hanya air nira dan gula pasir. Biar cepat produksinya, saya menambah gula kelapa yang sudah jadi di rebusan air nira," ujar ibu tiga anak itu. 

Dengan cara itu, proses merebus air nira bisa lebih cepat mengental dan bisa segera dicetak menjadi gula kelapa hanya dalam waktu 15 menit. 

Kalau normal, proses perebusan air nira hingga siap dicetak menjadi gula kelapa bisa membutuhkan waktu sekitar enam sampai tujuh jam. 

"Kalau pakai cara normal, produksi kami tidak bisa memenuhi pesanan pelanggan. Apalagi, saat pesanan banyak seperti sekarang," kata Sulis yang mulai menekuni usaha gula kelapa sejak tahun 2000.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Baca juga: Jatim Terpopuler: Warga Nyaris Tersengat Listrik saat Banjir hingga Fenomena Hujan Es di Ponorogo

Puluhan Santri di Jombang Diduga Keracunan Massal usai Buka Puasa

Insiden dugaan keracunan massal menimpa puluhan santri di Pondok Pesantren Sholawat Darut Taubah, Dusun Betek Selatan, Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Kamis (5/3/2026) malam.

Para santri mengalami keluhan kesehatan setelah menyantap hidangan berbuka puasa di lingkungan pondok.

Sejumlah korban langsung dilarikan ke RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung untuk mendapatkan penanganan medis. Di rumah sakit tersebut, para santri dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Beberapa ambulans tampak keluar-masuk area rumah sakit untuk mengangkut para korban dari pondok.

Salah seorang santri, Azza Khoirunisa (17), menuturkan gejala mulai dirasakan tidak lama setelah para santri menyelesaikan santap buka puasa. Saat itu, menu yang disajikan berupa nasi rawon lengkap dengan beberapa lauk pendamping.

"Beberapa menit setelah makan, ada yang mulai mengeluh mual dan pusing. Bahkan ada yang sampai pingsan," ucap Azza saat dikonfirmasi di RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung Jombang oleh Tribunjatim.com.

Azza sendiri tidak ikut menyantap hidangan saat itu karena sedang berada di luar pondok untuk mengikuti kegiatan lain. Ketika kembali, ia mendapati sejumlah temannya sudah mengalami keluhan kesehatan.

"Saya belum sempat makan. Waktu kembali, teman-teman sudah banyak yang merasa mual dan ada yang tidak sadar," katanya.

Melihat kondisi tersebut, para santri yang masih dalam kondisi kuat segera mengevakuasi teman-temannya ke pendopo pondok. Setelah itu, pihak pondok memanggil ambulans untuk membawa para korban ke rumah sakit terdekat.

Menurut Azza, jumlah santri putri di pondok tersebut sekitar 34 orang, sedangkan santri putra lebih dari 30 orang.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Baca juga: Jatim Terpopuler: Fakta Ledakan Petasan di Ponorogo - Ribuan Warga Kota Batu Kehilangan PBI JK

Alasan Bupati Tuban dan Wakilnya Ganti Mobil Dinas Rp 1,8 M 

Pengadaan mobil dinas baru untuk pejabat daerah di Tuban Jawa Timur sedang menjadi sorotan tajam.

Bupati Tuban dan Wakil Bupati Tuban mengganti mobil dinas baru yang lebih mewah dari kendaraan sebelumnya.

Semua itu dilakukan saat pemerintah sedang melakukan efisiensi anggaran.

Pengadaan kendaraan dinas baru tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tuban Tahun 2026 senilai Rp 1,8 miliar.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Tuban, Arif Handoyo membenarkan terkait pengadaan kendaraan dinas baru untuk bupati dan wakilnya.

Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky bakal mendapatkan mobil listrik seharga Rp 1,2 miliar dan Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono mendapat mobil seharga Rp 600 juta.

"Anggaran yang Rp 600 juta untuk wakil bupati sudah (realisasi), sedangkan Rp 1,2 miliar untuk bupati masih proses," terang Arif Handoyo kepada Kompas.com, Rabu (4/3/2026), dikutip TribunJatim.com, Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, pengadaan mobil listrik tersebut sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2022 tentang penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) sebagai kendaraan dinas operasional dan/atau perorangan instansi pemerintah pusat dan daerah.

Namun, pihaknya tidak menjelaskan terkait jenis dan merk mobil listrik yang akan dibeli untuk kendaraan dinas Bupati Tuban tersebut.

Adapun fasilitas kendaraan yang sudah terealisasi adalah mereknya Kijang Innova Zenix untuk kendaraan dinas Wakil Bupati Tuban.

BACA SELENGKAPNYA >>>

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.