TRIBUNMATARAMAN.COM - Sebuah momen haru yang menyentuh hati warganet viral di media sosial.
Kisah tersebut memperlihatkan perjuangan seorang lansia bernama Mbah Giyam yang berusaha melunasi utangnya dengan cara sederhana namun penuh ketulusan.
Video tersebut pertama kali diunggah melalui akun Instagram Instagram @/nld_hy05 dan kemudian menyebar luas di berbagai platform media sosial.
Dalam video itu, Mbah Giyam terlihat duduk termenung di depan rumahnya sambil menunggu kedatangan seseorang. Di tangannya, ia menggenggam beberapa lembar uang yang telah dikumpulkannya untuk membayar utang.
Orang yang ia tunggu adalah penagih utang yang datang untuk menagih pembayaran.
Baca juga: Jadwa Siaran Arema FC vs Bali United di Super League Indonesia Tayang di TV Mana?
Ketika penagih utang tiba, Mbah Giyam menyerahkan uang yang dimilikinya. Namun setelah dihitung, jumlahnya ternyata masih kurang dari yang seharusnya dibayarkan.
Alih-alih meminta waktu tambahan, Mbah Giyam justru mengambil sebuah kantong plastik kresek dari dekatnya.
Dengan tangan gemetar, ia membuka kantong tersebut dan mengeluarkan satu bungkus kecil beras serta gula pasir seberat satu kilogram. Barang tersebut kemudian ia sodorkan kepada sang penagih utang sebagai tambahan untuk menutupi kekurangan pembayaran.
"Niki damel tambahan, Mas (ini untuk tambahan, Mas)," ucapnya lirih.
Melihat ketulusan Mbah Giyam, sang penagih utang tampak tersentuh dan merasa iba. Ia kemudian mengembalikan beras dan gula tersebut kepada Mbah Giyam.
"Niku damel Simbah mawon, Simbah simpan (itu untuk Simbah saja, simbah simpan)," ucapnya.
Momen sederhana namun penuh makna itu membuat banyak orang tersentuh setelah videonya beredar luas di media sosial.
Setelah video tersebut viral, banyak warganet yang tergerak untuk membantu Mbah Giyam.
Salah satu influencer, @/shakat_lingga, bahkan turun tangan membantu melunasi utang Mbah Giyam.
Selain itu, berbagai donasi dari para dermawan juga mulai berdatangan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari lansia tersebut.
(tribunmataraman.com/Mutiara Nora Ayu)