Puluhan Kapal Penyeberangan Kayangan-Poto Tano Siap Layani Mudik Lebaran
Wahyu Widiyantoro March 06, 2026 02:04 PM

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Rozi Anwar 

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Menjelang arus mudik Lebaran 2026 atau 1447 Hijriah, Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan seluruh armada penyeberangan di Pelabuhan Kayangan Lombok Timur menuju Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dalam kondisi prima. 

Sekretaris Dinas Perhubungan NTB Chairy Chalid Yanto, menyatakan puluhan kapal telah disiapkan guna melayani lonjakan penumpang pada musim mudik tahun 2026.

"Dari hasil pengecekan di lapangan, seluruh kapal yang beroperasi dari Pelabuhan Kayangan dinyatakan layak. Sebagian besar kapal baru saja menjalani perawatan dok dan terus dipantau langsung oleh tim perhubungan bersama KSOP," kata Chalid saat ditemui di pelabuhan Kayangan pada Kamis (5/3/2026).

Moda transportasi udara dan darat juga dipastikan dalam kondisi aman dan siap digunakan pemudik saat menjalani mudik tahun 2026 ini. 

Baca juga: Penyeberangan Lombok-Bali Tutup Sementara saat Nyepi Mulai 18 Maret 2026

"Semua jenis angkutan yang beroperasi di NTB, baik darat, laut, maupun udara, kami pastikan telah memenuhi standar kelayakan demi menjamin keamanan, kenyamanan, dan keselamatan masyarakat yang bepergian," tegasnya.

Untuk mendukung kelancaran mudik, Dishub NTB akan mendirikan posko pelayanan di berbagai titik strategis. 

Posko tersebut tersebar di bandara, pelabuhan, dan terminal-terminal utama di wilayah Lombok. 

"Setiap simpul transportasi akan kami lengkapi dengan posko pelayanan, mulai dari terminal, bandara, hingga pelabuhan," tambah Chalid.

26 Kapal Siap Beroperasi

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kayangan, Erlisetya Wahyudi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiagakan 26 unit kapal untuk melayani rute penyeberangan Kayangan–Poto Tano selama masa mudik. 

"Dua puluh enam kapal sudah siap beroperasi, melayani penumpang dari Lombok menuju Sumbawa maupun sebaliknya," jelas Erlisetya.

Ia memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada H-5 hingga H-3 sebelum Hari Raya. 

Berbagai fasilitas di lingkungan pelabuhan pun telah ditingkatkan untuk menyambut para pemudik. 

"Kami sudah melakukan pembenahan sejumlah fasilitas agar pelayanan semakin optimal saat puncak arus mudik nanti," pungkasnya.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.