Jakarta (ANTARA) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Selatan (Jaksel) menjaring sebanyak 21 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) selama bulan Ramadhan guna menjaga ketertiban umum di sejumlah wilayah.

"Kami melakukan penjangkauan PPKS di sejumlah titik untuk menjaga ketertiban umum selama Ramadhan," kata Kepala Satpol PP Jakarta Selatan Nanto Dwi Subekti saat dihubungi di Jakarta, Jumat.

Dia mengatakan penjangkauan tersebut dilakukan secara rutin, termasuk melalui operasi gabungan bersama unsur kelurahan, kecamatan, TNI, Polri hingga Dinas Sosial.

Kegiatan tersebut, kata dia, merupakan bagian dari penegakan Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

"Mereka yang terjaring kemudian kami serahkan ke Dinas Sosial untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," ujar Nanto.

Dia menyebutkan sejumlah operasi penjangkauan telah dilakukan di beberapa kecamatan, di antaranya Kebayoran Baru dan Kebayoran Lama.

Di Kecamatan Kebayoran Baru, Satpol PP menjaring dua orang pekerja seks komersial (PSK) saat kegiatan penjangkauan yang berlangsung di Jalan Falatehan, Kelurahan Melawai, Rabu (4/2) malam sekitar pukul 23.45 WIB.

Kedua orang tersebut kemudian diserahkan ke Dinas Sosial Kedoya untuk penanganan lebih lanjut.

Selain itu, dalam operasi gabungan penertiban PPKS dan antisipasi gangguan ketertiban umum di Jalan Fatmawati Raya pada Sabtu (28/2) dini hari, petugas menjaring sebanyak 15 PPKS serta mengamankan dua gerobak.

Kemudian, Satpol PP Kecamatan Kebayoran Lama juga melakukan penjangkauan PPKS di sejumlah titik pada Jumat (27/2) malam hingga selesai.

Lokasi penertiban itu, antara lain di Jalan Letjen Soepeno (lampu lalu lintas ITC Permata Hijau), Jalan Teuku Nyak Arif, Jalan Metro Pondok Indah, dan Jalan Gedung Hijau.

"Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan empat orang PPKS yang terdiri dari pengamen dan badut jalanan untuk kemudian diserahkan kepada unit Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) untuk pembinaan," tutur Nanto.

Selain itu, dua orang lainnya membuat surat pernyataan penjamin, sementara sejumlah barang, seperti gitar, biola, serta perlengkapan badut turut diamankan petugas.

Satpol PP Jakarta Selatan berkomitmen terus melakukan pengawasan dan penjangkauan selama bulan Ramadhan guna menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

"Kami terus melakukan patroli dan penjangkauan di titik-titik rawan agar kondisi wilayah tetap aman, tertib dan kondusif selama Ramadhan," tegas Nanto.